Garap Kereta Cepat, Rini Tunggu Hasil Konsorsium BUMN

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 22 Sep 2015 17:04 WIB
kereta cepat
Garap Kereta Cepat, Rini Tunggu Hasil Konsorsium BUMN
Menteri BUMN Rini Soemarno. (FOTO: ANTARA)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan terkait penggarapan kereta cepat, dirinya sedang menunggu hasil dari konsorsium BUMN.

Rini pun meminta kepada para pewarta untuk menanyakannya langsung kepada BUMN-BUMN terkait, seperti PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Kereta Api Indonesia, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PT Perkebunan Nusantara.

"Ini tolong tanya BUMN-nya ya. Ini kan memang bisnis to bisnis. Jadi saya rasa dari pihak konsorsium BUMN yang akan bicara. Lebih baik saya menunggu sampai itu," kata Rini, usai menghadiri pertemuan CFO BUMN di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Selasa (22/9/2015).

Rini mengaku, dirinya belum mengecek apakah draf kereta cepat tersebut sudah berada di tangan Presiden Jokow Widodo atau belum. Namun dia menegaskan, dalam proyek kereta cepat ini Jokowi telah meminta untuk dikerjakan secara bisnis to bisnis.

"Saya tidak tahu itu malahan. Harus tanya ke Seskab itu. Yang paling utama memang bapak presiden meminta bahwa kereta cepat ini harus dilihatnya dari bisnis to bisnis sehingga harus dilihat kalkulasi dari bisnis to bisnis. Jadi akan bisa lebih tahu nanti setelah lebih detail disiapkan oleh konsorsium BUMN," jelas dia.

Di samping itu, Rini menambahkan, jika dalam penggarapan proyek kereta cepat dimulai akhir tahun ini tidak menggunakan biaya spesial. Adapun nantinya mayoritas proyek ini akan dimiliki Indonesia.

"Bukan, yang karena ini bisnis to bisnis jadi yang memang diharapkan adalah ada joint venture company. Nantinya mayoritas dimiliki oleh Indonesia itu saja," pungkas dia.


(AHL)