Aktivis & Pengamat Politik Fadjroel Rachman Jadi Komut Adhi Karya

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 22 Sep 2015 18:32 WIB
adhi karya
Aktivis & Pengamat Politik Fadjroel Rachman Jadi Komut Adhi Karya
Fadjroel Rahman. MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Aktivis sekaligus pengamat politik Muhammad Fadjroel Rachman dipercaya pemegang saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) untuk menjadi Komisaris Utama (Komut) menggantikan Imam Santoso Ernawi‎ yang juga sebagai Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU-Pera.

‎Pemegang saham juga resmi mengganti dua kursi direksi. Dua kursi direksi yang baru akan diisi oleh Supardi oleh Haris Gunawan dan Budi Saddewa Soediro. Mereka berdua menggantikan Supardi dan Giri Sudaryono.

"Ada pergantian Komisaris dan Direksi. Keputusan pergantian sudah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijalankan perseroan," tutur Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan, ketika ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan di kantor pusat Adhi Karya, Jakarta, Selasa (22/9/2015).

Dengan adanya pergantian satu komut dan dua direksi, maka susunan komisaris dan direksi perseroan yang terbaru sebagai berikut:

Dewan Komisaris
1. Komisaris Utama: Muhammad Fadjroel Rachman.
2. Komisaris: Bobby A.A Nazief‎.
3. Komisaris: Wicipto Setiadi.
4. Komisaris: Rildo Ananda Anwar.
5. Komisaris Independen: Muchlis R Luddin.
6. Komisaris Independen: Hironimus Hilapok‎.

Dewan Direksi:
1. Direktur Utama: Kiswodarmawan.
2. Direktur: Haris Gunawan.
3. Direktur: BEP Adji Satmoko.
4. Direktur: Djoko Prabowo.
5. Direktur: Budi Sadewwa Soediro.
6. Direktur: Pundjung Setya Brata‎.

Sebagai tambahan, Muhammad Fadjroel Rachman merupakan‎ seorang peneliti, penulis, pengamat politik dan aktivis mahasiswa  1980 hingga 1998. Fadjroel sempat menjadi calon presiden independen pada 2009. Dia pernah aktif mengembangkan Lembaga Pengkajian Demokrasi dan Negara Kesejahteraan (Pedoman Indonesia), Forum Demokrasi, Konfederasi Pemuda dan Mahasiswa Sosialis Indonesia (KPMSI), dan Masyarakat Sosial-Demokrat Indonesia (MSI/Ketua Badan Pekerja). Kandidat (42 besar) Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR).


(SAW)