Ayo Kunjungi Kebun Binatang!

TSTJ Solo Sediakan Dana Rp2 Juta untuk Vaksin dan Vitamin Satwa

Pythag Kurniati    •    Selasa, 22 Sep 2015 19:26 WIB
kebun binatang
TSTJ Solo Sediakan Dana Rp2 Juta untuk Vaksin dan Vitamin Satwa
Seekor primata koleksi Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, MTVN - Pythag Kurniati

Metrotvnews.com, Solo: Kesehatan hewan penghuni Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, Jawa Tengah, menjadi perhatian pengelola. Bahkan, pengelola menyediakan dana Rp2 juta per bulan untuk asupan vitamin satwa.

"Untuk vitamin kita berikan 10 hari sekali jika memang cuaca mendukung. Ada beberapa jenis yang kita berikan antara lain disinfektan, antiparasit, antiseptik dan vitamin," ungkap Nuraini, dokter hewan TSTJ, Selasa (22/09/2015).

Selain Nuraini, TSTJ memiliki seorang dokter hewan lain yang siap merawat satwa. Kedua dokter bertugas mengontrol pemberian vaksin pada satwa, seperti hepatitis B dan TBC. 

"Biasanya untuk jenis primata seperti orangutan," katanya.  

Dokter yang telah bertugas selama 13 tahun di TSTJ tersebut mengaku dirinya bekerja sama dengan penjaga kandang atau keeper. "Biasanya kan keeper yang bersinggungan langsung dengan hewan. Ketika hewan berperilaku aneh, penjaga tersebut biasanya langsung lapor pada saya," tuturnya.

Jika diperlukan, hewan-hewan yang sakit atau usai melahirkan akan dikarantina. “Tapi kan tidak semua hewan, habis melahirkan misalnya anak satwa butuh perawatan khusus baru dikarantina,” imbuh Nuraini.

Nuraini menuturkan seperti halnya manusia ada satwa yang meninggal dan juga yang lahir di TSTJ. “Tapi sangat jarang. Gajah misalnya lahir setelah 24 bulan. Kalau ada satwa, matipun karena sudah tua biasanya, bukan karena wabah atau apa,” tutupnya. Populasi menurut Nuraini mengalami peningkatan dari 257 menjadi 263 di tahun 2015.

TSTJ memiliki 54 jenis koleksi satwa. Jumlah tersebut naik dari tahun lalu yakni 52 satwa. Dari bulan Januari hingga Agustus 2015, sebanyak 260.046 orang mengunjungi TSTJ untuk melihat satwa-satwa.
 


(RRN)