Menperin Tak Tahu Ada Tujuh Begal Garam

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 22 Sep 2015 21:05 WIB
kementerian perindustrian
Menperin Tak Tahu Ada Tujuh Begal Garam
Saleh Husein Dok: MetroTV

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perindustrian Saleh Husin mengaku tak mengetahui adanya permainan yang dilakukan tujuh perusahaan besar yang bertindak sebagai mafia garam dalam pengadaan impor garam.

"Saya tidak terlalu mengikuti karena yang saya fokuskan itu adalah industri jangan sampai stop karena kehabisan bahan baku," kata Saleh ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2015).

Dirinya mengatakan, pemerintah memang fokus untuk memenuhi kebutuhan bahan baku garam untuk keperluan industri nasional seperti industri kaca, pengeboran lepas pantai, yang tak bisa menggunakan garam untuk konsumsi.

Pasalnya, Pemerintah akan mencabut Peraturan Menteri Perdagangan No. 58 Tahun 2012 tentang Ketentuan Impor Garam, dimana salah satu poin utama dalam perubahan tersebut adalah menghilangkan rekomendasi impor dari Kementerian Perindustrian.

Sebelumnya, Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli menyebut ada tujuh begal atau predator dalam proses impor garam. Tujuh importir garam tersebut membuat susah petani dan mengakibatkan harga garam petani melonjak. Importir garam tersebut diduga memainkan harga garam dengan sistem monopoli maupun oligopoli.



(SAW)