6 Makanan Pembunuh Energi Anda

   •    Selasa, 22 Sep 2015 21:48 WIB
kesehatan
6 Makanan Pembunuh Energi Anda
Sereal banyak mengandung gula.(foto:theatlantic.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kebiasaan makan seseorang selalu berbeda satu sama lain. Jika sushi adalah makan populer Jepang, maka burger adalah makanan favorit di Amerika. Karena perbedaan tersebut lahirlah masakan yang berbeda sehingga masyarakat cenderung mencicipi berbagai macam makanan. 

Sayangnya, tidak semua makanan baik untuk tubuh Anda. Ada beberapa makanan yang malah mengurangi energi harian Anda. Dan berikut beberapa makanan yang perlu dihindari agar energi tetap bertahan dalam tubuh. 

1. Sereal
Sarapan sering dianggap enteng sehingga sering menyantap makanan yang instan. Padahal sereal itu kombinasi dari karbohidrat dan gula. Gula meningkatkan ekskresi insulin yang menambah efek asam amino triptofan. Komponen ini melepaskan ke dalam otak Anda dan membuat Anda mengantuk.

2. Sandwich
Pada dasarnya, sandwich ada yang sengaja dibuat dalam ukuran besar untuk menggugah minat seseorang agar segera menyantapnya. Sandwich terbuat dari roti dan daging olahan yang merupakan sumber karbohidrat. Selain itu, komponen seperti natrium nitrit, MSG, pengawet, warna buatan akan membawa timbangan Anda naik dan energi Anda akan menurun.

3. Ceri
Sebenarnya, ada komponen di ceri yang disebut melatonin. Ini bekerja pada saraf Anda dan dapat membunuh energi Anda. Jadi, jika Anda ingin makan ceri, makanlah saat malam hari. 

4. Yogurt rasa-rasa
Rasa buatan, warna dan tambahan gula membuat yogurt tidak lagi sehat. Lagipula, yogurt kekurangan bakteri baik yang akan disuplai ke tubuh. Memakan yogurt rasa-rasa hanya akan membuat Anda merasa lesu dan lelah.

5. Daging berlemak
Menyantap daging berlemak akan membuat Anda mudah mengantuk dan malas beraktivitas. Sehingga kinerja Anda di kantor akan menurun drastis.

6. Keripik kentang
Kentang merupakan sumber karbohidrat yang mengandung lemak tidak sehat dan natrium berlebihan. Apalagi, proses pembuatan keripik kentang biasanya menggunakan bahan kimia yang meningkatkan risiko kanker. (Sumarni/ Boldsky)



(LOV)