JK Ungkap Alasan Nyapres 2009 Silam

M Rodhi Aulia    •    Rabu, 23 Sep 2015 03:52 WIB
jusuf kalla
JK Ungkap Alasan Nyapres 2009 Silam
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat memberikan sambutan dalam penutupan Rakernas Partai NasDem di JCC Senayan. Foto: MI/Ramdani.

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla pernah kalah dalam pemilu presiden 2009 lalu. JK sadar kemungkinan untuk menang tipis, tapi ia tetap mencalonkan diri demi harga diri Partai Golkar.

"Pada 2009, kita tahu bahwa kemungkinan menang tidak besar. Tapi tetap maju karena harga diri partai, kita jaga," kenang JK dalam penutupan Rakernas Partai NasDem di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2015) malam.

Saat itu, JK tetap maju berpasangan dengan Wiranto, bekas Panglima ABRI dan sekarang Ketua Umum Partai Hanura. Karena dalam pemilu sebelumnya, pemilu legislatif 2009, Partai Golkar mengantongi suara sebanyak 15.037.757 suara atau 14,45 persen.

"Masak partai besar tidak ada calonnya," ujar dia.

Sementara pada Pilpres 2014 lalu, JK kembali maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo. Tapi, JK tidak didukung Partai Golkar.

Meski demikian, partai yang akan genap 51 tahun ini tidak mencalonkan kader terbaiknya, baik sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden. Padahal saat itu, Golkar meraup suara sebanyak 18.432.312 suara atau 14,75 persen.


(DRI)