Ngekor Rupiah, IHSG Terjungkal ke Zona Merah

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 23 Sep 2015 09:14 WIB
ihsg
<i>Ngekor</i> Rupiah, IHSG Terjungkal ke Zona Merah
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pagi ini mengikuti pelemahan rupiah dan Wall Street yang terhempas.

IHSG Rabu (23/9/2015) pagi dibuka ambles 36,80 poin atau setara 0,8 persen ke posisi 4.307. Adapun indeks saham unggulan LQ45 juga terpantau melemah 9,34 poin menjadi 720 dan JII melemah 6,78 poin ke 569.

Sementara itu, seluruh sektor pagi ini terpantau melemah, di mana sektor konsumer menjadi yang paling lemah pada pagi ini sebesar 10,82 poin, disusul pelemahan di sektor perkebuan dan manufaktur.

Transaksi volume perdagangan pada pagi ini dibuka sebanyak 326,3 juta lembar saham senilai Rp270,56 miliar. Sebanyak 30 saham menguat, 114 saham melemah, 48 saham stagnan, dan 363 saham tidak ada perdagangan.

Saham-saham yang melemah pagi ini di antaranya yakni PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp625 ke Rp37.425, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INT) merosot Rp500 ke Rp17.375, dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) melemah Rp400 ke Rp16.300.

Sementara itu, saham-saham yang menguat di antaranya yakni PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) naik Rp325 ke Rp29.550, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menguat Rp15 ke Rp1.775, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik Rp5 ke Rp1.035.


(AHL)