Wall Street Terseret Pelemahan Saham Energi

Ade Hapsari Lestarini    •    Kamis, 24 Sep 2015 09:03 WIB
wall street
Wall Street Terseret Pelemahan Saham Energi
Aktivitas pialang saham di Wall Street. (FOTO: Reuters/Brendan McDermid)

Metrotvnews.com, New York: Saham-saham di bursa Amerika Serikat (AS) melemah seiring dengan kerugian yang terjadi pada saham energi dan kerugian di sektor material. Pelemahan ini dikarenakan data Tiongkok dan pabrik AS yang lemah sehingga menambah kekhawatiran makin melambatnya pertumbuhan.

Perdagangan di Wall Street pun bergelombang dan sesekali meraup keuntungan, menyusul komentar Presiden Tiongkok Xi Jinping bahwa negaranya mampu mempertahankan tingkat pertumbuhan yang relatif tinggi untuk waktu yang lama.

Data menunjukkan pertumbuhan manufaktur mendekam di level terendah dalam dua tahun pada September, sementara aktivitas pabrik di Tiongkok menyusut ke posisi terendah dalam 6,5 bulan menggarisbawahi kekhawatiran tentang permintaan.

Harga minyak mentah berjangka AS berakhir turun 4,1 persen, sementara saham Chevron (CVX.N) turun 1,5 persen menjadi USD76,12. Demikian seperti dilansir dari Reuters, Kamis (24/9/2015).

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 50,58 poin atau 0,31 persen menjadi 16.279,89, S & P 500 kehilangan 3,98 poin atau 0,2 persen ke 1.938,76, dan Nasdaq Composite turun 3,98 poin atau 0,08 persen ke 4.752,74.

Kekhawatiran atas perlambatan ekonomi Tiongkok yang dipimpin pasar global dan ketidakpastian atas kenaikan suku bunga The Fed telah membuat pasar saham menjadi lesu.

Volume perdagangan di Wall Street terpantau ringan karena adanya liburan Yom Kippur. Adapun sebanyak 5,9 miliar lembar saham berpindah tangan di bursa AS, di bawah rata-rata harian selama 20 hari perdagangan terakhir sekitar delapan miliar lembar saham, demikian menurut data Thomson Reuters.


(AHL)

Kasus KTP-el, Bos Delta Energy Diperiksa KPK

Kasus KTP-el, Bos Delta Energy Diperiksa KPK

11 minutes Ago

Bos PT Delta Energy dan toko buku Gunung Agung, Made Oka diperiksa KPK selama tujuh jam soal ka…

BERITA LAINNYA