Diminta Genjot Devisa, Ini Strategi Garuda Indonesia

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 25 Sep 2015 13:20 WIB
garuda indonesia
Diminta Genjot Devisa, Ini Strategi Garuda Indonesia
Garuda Indoneisa. (ANTARA FOTO/Teresia May)

Metrotvnews.com, Jakarta: Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) menyatakan, dalam meningkatkan devisa negara, maskapai penerbangan pelat merah ini akan menambah kapasitas penerbangan.

Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo mengatakan, pihaknya saat ini akan menambahkan kapasitas penerbangan jarak menengah seperti rute Shanghai ke Denpasar seminggu tiga kali.

"Untuk meningkatkan devisa, berarti kita kan harus banyak menjual dolar. Saat ini kita akan menambakan kapasitas penerbangan jarak menengah, atau regular charter yang ada. Kita akan tambah rute Shanghai ke Denpasar seminggu tiga kali," kata Arif, saat ditemui dia Acara Garuda Travel Fair di Jakarta Convetion Center, Jakarta, Jumat (25/9/2015).

Menurutnya dengan penambahan jumlah kapasitas penerbangan akan meningkatkan trafik internasional. Dengan demikian, otomatis juga meningkatkan wisatawan macanegara. "Strategi kita lebih ke meningkatkan trafik internasional," ujar dia.

Arif menyebutkan, penerbangan ke Shanghai saat ini hanya ada lima penerbangan per minggu, setelah ditambahkan tiga penerbangan lagi, maka total penerbangan menjadi delapan kali seminggu.

"Sebelumnya, penerbangan Shanghai hanya lima kali seminggu dari Jakarta, sekarang dengan ditambah Shanghai ke Denpasar tiga kali, jadi delapan kali seminggu," tutup dia.


(AHL)