Pelajar Minta Pemkab Jombang tak Tebang Pohon Asam

Nurul Hidayat    •    Jumat, 25 Sep 2015 14:01 WIB
lingkungan hidup
Pelajar Minta Pemkab Jombang tak Tebang Pohon Asam
Aksi pelajar menentang penebangan pohon asem untuk pelebaran jalan di Jombang, MTVN - Nurul Hidayat

Metrotvnews.com, Jombang: Sejumlah pelajar menolak rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur, menebang pohon asam untuk pelebaran jalan. Mereka pun melayangkan surat sebanyak 600 lembar terkait penolakan tersebut kepada Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko. 

Pada Jumat (25/9/2015) pagi, belasan pelajar mendatangi Kantor Pemkab Jombang. Mereka mengenakan pakaian pramuka dan menyerahkan surat-surat terkait penebangan pohon asam.

"Surat-surat ini kita kumpulkan dari berbagai sekolah di Jombang. Di antaranya SMA Negeri Mojoagung, SMA Negeri 2 Jombang, SMK Sultan Agung 2 Diwek, dan SDN Kepanjen 2 Jombang. Surat itu merupakan bentuk kepedulian siswa terhadap basib pohon asam," kata Anton, koordinator aksi, Jumat (25/9/2015).

Anton mencontohkan pembangunan jalan di Kecamatan Bareng. Anton mengatakan lima pohon asam menjadi korban pelebaran jalan di kecamatan tersebut. 

"Diperkirakan ada ratusan pohon asam yang juga terancam untuk ditebang dengan alasan pelebaran jalan," ujar Anton.

Menurut Anton, pohon asam merupakan pahlawan yang menyerap jutaan karbon per hari. Karbon-karbon itu berasal dari asap kendaraan bermotor dan industri di Jombang.

"Jadi, penebangan pohon asam untuk pelebaran jalan bukan langkah yang bijak untuk mengelola lingkungan hidup, meskipun pemerintah beralasan pelebaran jalan untuk menunjang ekonomi warga setempat," ungkap pelajar SMA Negeri 2 Jombang itu.

Anton pun berharap Bupati Jombang lebih peduli dengan nasib pohon asam. Sehingga, tak ada lagi kegiatan penebangan.

"Atau paling tidak, ada upaya pemindahan pohon asem yang menjadi korban pelebaran jalan ke tempat lain. Bupati juga harus memerintahkan Dinas PU Cipta Karya dan Pertamanan untuk menginventarisir jumlah pohon asam yang berada di wilayah Kabupaten Jombang," pungkasnya.

Bupati Jombang mengapresiasi aksi para pelajar. Bupati pun berjanji menindaklanjuti aksi penolakan itu ke kepala dinas terkait.

"Patut kita apresiasi surat dari pelajar ini. Ada cara lain selain menebang yakni dengan cara memindahkan pohon. Untuk itu kita akan koordinasikan dengan dinas terkait mengenai hal ini," kata Bupati.


(RRN)