Kemenlu Enggan Berspekulasi Dugaan Penyebab Tragedi Mina

M Rodhi Aulia    •    Jumat, 25 Sep 2015 14:33 WIB
tragedi mina 2015
Kemenlu Enggan Berspekulasi Dugaan Penyebab Tragedi Mina
Jemaah Haji di Mina-----AFP/ M Al Shaikh

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dituding sebagai penyebab Tragedi Mina yang menewaskan ratusan jemaah haji dari sejumlah negara di dunia. Namun, Kementerian Luar Negeri enggan berspekulasi terkait dugaan ini.

"Kita tidak dapatkan info resmi tentang itu. Tapi, kita baca spekulasi-spekulasi penyebab itu dari berbagai media internasional," kata Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia Lalu Muhammad Iqbal di Gedung Kemenlu, Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2015).

Lalu meminta seluruh pihak tak berspekulasi soal insiden itu. Saat ini, kata Lalu, Kemenlu hanya berpedoman pada janji Kerajaan Arab Saudi. Negara petro dollar itu berencana menginvestigasi penyebab insiden tersebut.

"Yang terbaik kita lakukan sekarang adalah memberikan kesempatan luas kepada pemerintah Arab Saudi. Saya yakin pemerintah Arab Saudi memberitahukan penyebabnya dan langkah-langkah yang akan dilakukan agar ke depan pelayanannya lebih baik," terang Lalu.

Surat kabar Lebanon, Ad-Diyar, menuding penyebab tragedi di Mina terkait kunjungan Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman ke Mina, Kamis, 24 September. Sang pangeran tiba didampingi lebih dari 200 tentara dan 100 polisi yang menerobos kerumunan.

"Setelah itu, dia kembali meninggalkan lokasi dengan mengambil arah berlawanan dengan arus jemaah haji. Akibatnya jemaah haji semakin berdesakan dan kemudian korban berjatuhan," seperti laporan Ad-Diyar, yang dikutip Irib, hari ini.

Informasi terakhir menyebutkan, kejadian mengenaskan yang terjadi di Mina itu menewaskan 717 orang dan melukai 863 orang. Tiga di antaranya adalah warga negara Indonesia (WNI).

Kejadian ini adalah yang kejadian berdarah kedua selama pelaksanaan haji di Mekkah tahun ini. Sebelumnya, pada 12 September 2015, sebuah crane jatuh dan menimpa jemaah di Masjidil Haram. Insiden tersebut menewaskan 109 jemaah.

 


(TII)