Tabrakan KRL, Asisten Masinis Tak Hafal Sinyal

Lukman Diah Sari    •    Jumat, 25 Sep 2015 14:49 WIB
kecelakaan kereta
Tabrakan KRL, Asisten Masinis Tak Hafal Sinyal
Petugas mengevakuasi orang dan barang di gerbong KRL yang tabrakan di Stasiun Juanda, Rabu 23 September 2015. Foto: MI/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Masinis kereta rel listrik Commuter Line diduga tidak memahami sinyal lampu di Blok 102. Saat lampu menyala merah, kereta justru melaju hingga menabrak kereta di depannya di Stasiun Juanda.

"Asisten masinis melanggar lampu, harusnya berhenti tapi tidak berhenti sehingga menabrak depannya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes M. Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2015).

Penyidik Polda Metro Jaya memeriksa asisten masinis dan saksi lain, Kamis malam 24 September. "Asisten masinis tidak hafal dan melihat sinyal lampu tidak sesuai SOP. Ini kesimpulan sementara," ujar Iqbal.

Polisi juga memeriksa urine masinis dan asisten masinis. Hasilnya negatif narkoba. Iqbal menegaskan, penyidik masih mendalami keterangan semua saksi dan hasil pemeriksaan di tempat kejadian.

"Proses penyelidikan ini masih terus didalami. Sementara tim juga masih bekerja," kata Iqbal.

Kerata api 1156 relasi Jakarta Kota-Bogor menabrak kereta api 1154 tujuan Jakarta Kota-Bogor di jalur dua Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Rabu 23 September, sekitar pukul 15.25 WIB. PT Kereta Api Commuter Line Jabodetabek merilis 42 orang terluka dalam kejadian itu.


(TRK)