Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tak Masuk Proyek Prioritas Pemerintah

Suci Sedya Utami    •    Jumat, 25 Sep 2015 14:52 WIB
kereta cepat
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tak Masuk Proyek Prioritas Pemerintah
Ilustrasi kereta cepat. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Sofyan Djalil menegaskan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung bukanlah proyek prioritas yang dikejar Pemerintah Jokowi-JK.

"Kalau di kita tidak masuk dalam prioritas dan tidak masuk dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019," kata Sofyan saat ngobrol santai bersama wartawan di kantornya, Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2015).

Karena tak menjadi prioritas, kata Sofyan, maka Pemerintah tidak ambil pusing memikirkan pembiayaan proyek tersebut. Pemerintah mempersilakan swasta untuk turut andil merelisasikan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung tentunya dengan skema business to business (B to B) dengaN Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Lagi pula, ada beragam alternatif yang menghubungkan Jakarta-Bandung melalui jalan kereta api utama, jalan tol Cipularang, dan lainnya.

"Kereta cepat itu ada manfaatnya, tapi pemerintah enggak mau taruh uang, enggak mau berikan jaminan. Kalau swasta mau lihat B to B menguntungkan, silakan saja, itu prinsipnya," jelas dia.

Lebih jauh, lanjut Sofyan, dikarenakan keuangan dalam APBN terbatas, maka Pemerintah Jokowi-JK akan lebih memprioritaskan untuk membangun infrastruktur dasar, terutama di daerah di luar Pulau Jawa.

"Kita harus sangat selektif menggunakan dana APBN. Di Bappenas karena alokasi dana terbatas maka akan diprioritaskan ke infrastruktur dasar paling membutuhkan, terutama di luar Jawa dan didaerah-daerah yang sangat butuh infrastruktur dasar," pungkas dia.


(AHL)