RI Tuntut Saudi Perbaiki Pengelolaan Haji

Desi Angriani    •    Jumat, 25 Sep 2015 15:11 WIB
tragedi mina 2015
RI Tuntut Saudi Perbaiki Pengelolaan Haji
Teten Masduki. Foto: Desi Angriani/MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo menuntut pemerintah Arab Saudi memperbaiki pengelolaan ibadah haji. Sikap itu menyusul insiden tewasnya 717 jemaah akibat berdesakan saat akan melontar jumrah di Mina, Arab Saudi.

"Beberapa negara tuntut pemerintah Arab dan penyelenggara proyek. Tentu saja nanti pemerintah juga berkepentingan untuk bicara dengan pemerintah Saudi buat memastikan pengelolaan kenyamanan ibadah haji," kata Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Jumat (25/9/2015).

Menurutnya, keamanan dan kenyamanan jamaah bergantung pada sistem pengelolaan haji pemerintah Arab. Di sisi lain, diperlukan pendampingan dari negara masing-masing agar jamaah disiplin agar insiden serupa tidak terulang kembali.

"Keselamatan keamanan dan kenyamanan jamaah haji kita di sana itu kan sebagian besar akan sangat tergantung pada fasilitas keamanan pemerintah Saudi. Tentu yang kita bisa lakukan dari sisi pemerintah bukan hanya soal administrasinya, tapi juga pendampingan haji kita di sana," ungkap Teten.

Presiden, lanjut Teten, sudah menyampaikan duka mendalam atas musibah yang juga menewaskan tiga WNI tersebut. Dua WNI yang diketahui identitasnya adalah Hamid Atuwi (laki-laki) asal Surabaya, dan Saiyah (perempuan) asal Batam. Adapun korban tewas ketiga adalah jamaah laki-laki yang belum diketahui namanya.

"Kalau presiden sudah sampaikan duka cita terhadap peristiwa Mina ya memang presiden berharap hal ini tak terjadi kembali," pungkas mantan anggota Tim Komunikasi Presiden ini.


(KRI)