Ahok: Butuh Rp70 Triliun untuk Reklamasi

Intan fauzi    •    Jumat, 25 Sep 2015 19:02 WIB
reklamasi
Ahok: Butuh Rp70 Triliun untuk Reklamasi
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)--Metrotvnews.com/Wanda

Metrotvnews.com, Jakarta: Rencana reklamasi pulau M, N, O, P, dan Q membutuhkan dana sekitar Rp70 triliun. Jumlah itu berdasarkan perhitungan PT Pelindo II.

"Itu dia membuat New Tanjung Priok itu $5 miliar oleh Pelindo II, kira-kira sekarang hampir Rp70 triliun. Itu versinya Pak Lino (Dirut PT Pelindo II)," kata Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2015).

Uang sekitar Rp70 triliun, rencananya dipinjam dari bank. "Bisa dari bank, obligasi," sebut Ahok.

Ke depan, Ahok berencana, menggunakan uang warga DKI untuk membiayai reklamasi. Hal itu akan ia lakukan jika dua koridor light rail transit (LRT) rampung.

"Kita mikirnya ke depan akan coba minjam dari warga DKI sendiri, tapi ini baru bisa mulai kalau kita sudah menyelesaikan dua koridor LRT. Dari pada taruh di bank, bunga deposito lebih tinggi lebih aman, kenapa Anda enggak merasa bangun sendiri duitnya gitu loh," beber Ahok.

Ahok memperkirakan proyek tersebut selesai dalam empat tahun ke depan. Tahun depan akan dimulai untuk pulau O,P,Q. "Kita mau mulai tahun depan untuk O,P,Q," imbuh Ahok.

Sebelumnya, Ahok berambisi menjalankan proyek reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta. Mantan Bupati Belitung Timur itu mempunyai dalil lain. Proyek tersebut sudah digagas pada masa pemerintahan mantan Presiden Soeharto dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden (Keppres) Tahun 1995.


(YDH)