UGM Luncurkan Kuliah Politik Gratis Berbasis Digital

Patricia Vicka    •    Jumat, 25 Sep 2015 19:14 WIB
pendidikan
UGM Luncurkan Kuliah Politik Gratis Berbasis Digital
Peluncuran program pembelajaran berbasis digital yang dinamia open online course (Focus). Foto: Humas UGM

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Masyarakat yang haus ilmu pengetahuan kini bisa belajar ilmu sosial dan politik secara gratis. Bahan-bahan mata kuliah seperti pengantar ilmu politik, tata kelola perkotaan, politik perdagangan internasional, ekonomi kerakyatan, dan tata kelola corporate social responsibility (CSR) bisa dibaca dan diunduh dalam website focus.fisipol.ugm.ac.id.

Program pembelajaran berbasis digital yang bernama open online course (Focus) baru saja diluncurkan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM di kampus UGM Yogyakarta, Jumat 25 September 2015.

Peluncuran Focus disaksikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Rektor UGM Dwikorita Karnawati, Presdir Microsoft Indonesia Andreas Diantoro, dan Direktur BCA Suwignyo Budiman.

Dalam kata sambutannya, Pratikno berharap layanan Focus tidak hanya men-transfer pengetahuan dari dosen ke mahasiswa, namun juga bisa memberikan layanan kepada birokrat, politisi, serta masyarakat luas. “Setidaknya bisa memangkas biaya dalam mengakses pengetahuan dari pendidikan tinggi,” katanya.

Suwignyo Budiman mengatakan perkembangan masyarakat digital memang harus direspon oleh kalangan institusi pendidikan, termasuk oleh lingkungan perbankan. Bahkan, menurutnya, lewat perkembangan teknologi pihak bank memungkinkan untuk meningkatkan kualitas layanan perbankan.

“Perkembangan teknologi bisa dimanfaatkan untuk memberikan layanan bagi para pebisnis dan nasabah dalam tranksaksi dan sistem pembayaran,” ucap Suwignyo.

Dekan Fisipol UGM Erwan Agus Purwanto mengatakan layanan pembelajaran berbasis digital sengaja dirancang untuk mengatasi keterbatasan akses pendidikan tinggi di masyarakat.

“Kita harapkan bisa menyebarluaskan pengetahuan serta mendorong peningkatan pemahaman dan kesadaran sosial dan politik masyarakat,” tutur Erwan.

Saat ini sebanyak 12 tema perkuliahan sudah diunggah dalam bentuk video dan bisa diakses langsung oleh masyarakat umum.


(UWA)