Ubah Strategi, MNC Bank Tutup Bisnis Mikro

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 25 Sep 2015 19:32 WIB
mnc bank
Ubah Strategi, MNC Bank Tutup Bisnis Mikro
Ilustrasi aktivitas kegiatan di MNC Bank -- FOTO: MTVN/AHL

‎Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) mengambil risiko besar dengan mengubah strategi bisnisnya yakni dengan menghilangkan fokus usahanya di sektor mikro. Hal ini terbukti dengan sebanyak 30 kantor cabang MNC Bank yang menyasar sektor mikro ditutup sejak akhir 2014 sampai dengan sekarang ini. 

‎"Kami tidak akan fokus ke mikro, karena belum saatnya kami masuk ke mikro. Kami fokuskan ke sektor konsumer. Kalau ke mikro harus punya kantor lagi, jadi kita fokus ke sana," kata Direktur Utama MNC Bank Internasional Benny Purnomo, ketika ditemui usai acara RUPSLB perseroan, di MNC Tower, Jakarta, Jumat (25/9/2015)‎.

Ia menjelaskan, untuk masuk ke sektor mikro membutuhkan infrastruktur sangat banyak dan diperlukan kantor yang berdekatan dengan segmen nasabah yang masuk dalam ranah bisnis mikro. Tentu dana investasi yang dibutuhkan tidak sedikit, belum lagi kebutuhan akan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. 

Pada sisi lain, ditambahkannya, setelah penutupan 30 kantor cabang MNC Bank telah merumahkan atau melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebanyak 120 orang‎. Dari 120 orang, paling banyak dilakukan di akhir Desember 2014, sedangkan tahun ini hanya mencapai 20 orang.

Benny menjelaskan, pengurangan karyawan dilakukan tidak dikarenakan adanya perlambatan ekonomi. Namun, persero melakukannya lantaran mengubah strategi dari mikro ke konsumer. Sekarang ini, fokus MNC Bank adalah Small Medium Enter (SME), komersial, dan konsumer.

‎"Ada pengurangan karyawan, tidak ada satu pun yang complain dari mereka. Segala tanggung jawab untuk mereka dan perusahaan. Kami selalu penuhi. Mereka bersyukur dapatkan yang lebih. Mereka berpikir baik," pungkas dia.


(ABD)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA