Idul Fitri di Mesir Terancam Rusuh

   •    Kamis, 08 Aug 2013 06:00 WIB
Idul Fitri di Mesir Terancam Rusuh
Mohamed Ibrahim--Reuters/El-Youm el Sabaa/cs

Metrotvnews.com, Kairo: Mufti Nasional Mesir, Syeikh Shauqi Abdel Karim Allam menetapkan Idul Fitri 1434 Hijriyah jatuh pada Kamis (8/8) 2013. Namun, Idul Fitri tersebut dihantui ancaman pembubaran paksa unjuk rasa dan aksi duduk pendukung presiden terguling Mohamed Moursi.

Aksi itu akan dilakukan di Bundaran Rabiah Adawiyah, Kairo timur, dan Bundaran Al Nahdhah, Giza Kairo barat. Istana Presiden mengeluarkan satu taklimat bahwa tahap diplomasi untuk berurusan dengan Bundaran Rabiah dan Bundaran Nahdhah telah berakhir.

"Upaya diplomasi yang berlangsung selama 10 hari dalam masalah kedua bundaran itu untuk mengakhiri krisis, telah berakhir Rabu (7/8) karena Ikhwanul Muslimin mengabaikannya," kata pernyataan tersebut.

Istana mengemukakan, negara telah memberi kesempatan luas lewat upaya diplomasi menyangkut situasi sebenarnya dengan mengizinkan para utusan negara asing dari Amerika Serikat, Uni Eropa, Uni Emirat Arab dan Qatar untuk membicarakannya dengan Ikhwanul Muslimin.

"Kenyataannya unjuk rasa di Bundaran Rabiah dan Bundaran Al Nahdhah tidak lagi berlangsung secara damai. Oleh karena itu Ikhwanul Muslimin harus bertanggung jawab atas kegagalan diplomasi tersebut," katanya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Mohamed Ibrahim yang membawahi kepolisian menegaskan akan mengambil langkah tegas untuk membubarkan aksi duduk di Bundaran Rabiah dan Al Nahdhah.

Suasana di Bundaran Rabiah pada malam takbiran itu tampak semarak dan diwarnai tembakan bunga api bersahut-sahutan. Tampak pula semakin bertambah tenda-tenda berukuran besar untuk naungan aksi duduk.

"Kami terus berada di sini hingga Presiden Moursi kembali ke istana," kata Abdel Hakim, seorang pengunjuk rasa bersama istri dan tiga anaknya di Bundaran Rabiah.

Selain di Kairo, unjuk rasa pendukung Moursi juga dilancarkan di berbagai ibu kota provinsi seperti di Iskandariyah, Asiut, Mansoura, Kota Terusan Suez dan Marsa Matrouh. (Ant)