Korupsi FIFA: Sepp Blatter Hadapi Pemeriksaan, Nama Michel Platini Terseret

Achmad Firdaus    •    Sabtu, 26 Sep 2015 01:03 WIB
fifa
Korupsi FIFA: Sepp Blatter Hadapi Pemeriksaan, Nama Michel Platini Terseret
Sepp Blatter (Foto: AP Photo/Anja Niedringhaus)

Metrotvnews.com, Zurich: Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter menghadapi pemeriksaan kriminal yang dilakukan oleh pihak berwenang Swiss atas dugaan menyalahgunakan dana dan tidak melakukan tugas-tugasnya sebagai kepala badan sepak bola dunia dengan baik.

Kantor kejaksaan Swiss mengeluarkan pernyataan bahwa Blatter diduga melakukan penyalahgunaan dana atas kontrak kesepakatan hak siar televisi yang ia tandatangani dengan mantan kepala sepak bola Karibia Jack Warner pada tahun 2005.

"Pemeriksaan-pemeriksaan kriminal Swiss terhadap Presiden FIFA, Tuan Joseph Blatter, telah dibuka pada 24 September 2015 pada dugaan mismanajemen kriminal, dan penyalahgunaan uang FIFA," demikian pernyataan dari kantor jaksa penuntut umum Swiss.

Penyelidikan terhadap Blatter diumumkan pihak berwenang Swiss pada Jumat 25 September 2015, atau sesaat setelah FIFA membatalkan secara mendadak konferensi pers di mana Blatter dijadwalkan bakal berbicara dalam konferensi pers tersebut.

Sebelumnya, komite eksekutif FIFA diketahui telah selesai melakukan rapat yang salah satu poinnya adalah menentukan tanggal penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar. 

Dalam penyelidikannya, pihak kejaksaan Swiss telah menggeledah kantor Blatter di markas FIFA dan menyita sejumlah barang dan dokumen.

Dalam penyelidikan kali ini, pihak kejaksaan Swiss juga menduga Presiden UEFA Michel Platini terlibat dalam kasus korupsi FIFA. Pria Prancis yang kini mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA itu diklaim menerima aliran dana haram dari Blatter.

Aliran dana yang dimaksud adalah, dana 2 juta franc swiss yang dibayarkan Blatter kepada Platini untuk pekerjaan yang dilakukan antara Januari 1999 dan Juni 2002. Pembayaran tersebut dilakukan pada bulan Februari 2011.

Pihak kejaksaan Swiss kabarnya akan memanggil Platini untuk dimintai keterangan terkait dana tersebut. Untuk saat ini, pihak UEFA belum memberikan keterangan resmi terkait skandal yang menyeret presiden mereka. (Sportsfan)


(ACF)

Hakim Tegur Irvanto

Hakim Tegur Irvanto

7 hours Ago

Hakim Yanto menyebut, Irvanto memang berhak membantah keterangan para saksi. Namun demikian, Ir…

BERITA LAINNYA