On This Day: Awal Karier Non-Flying Dutchman di Timnas Belanda

Achmad Firdaus    •    Sabtu, 26 Sep 2015 07:28 WIB
pada hari ini
<i>On This Day:</i> Awal Karier <i>Non-Flying Dutchman</i> di Timnas Belanda
Dennis Bergkamp (Foto: Dok.FIFA)

Metrotvnews.com, Jakarta: Berbicara Timnas Belanda, kita tentunya akan ingat pada sosok Dennis Bergkamp. Pria kelahiran 10 Mei 1969 itu merupakan salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki Belanda.

Dan hari ini, 26 September merupakan hari yang spesial buat Bergkamp. Pasalnya, tepat di hari ini 25 tahun yang lalu, Bergkamp memulai kisahnya berkostum oranye, khas timnas Belanda.

Bergkamp melakoni debutnya bersama De Oranje pada laga uji coba melawan Italia di Palermo, 26 September 1990. Dia dipanggil ke timnas pada usia 21 tahun, di mana ia sukses menyandang predikat talenta terbaik Belanda menyusul suksesnya membantu Ajax Amsterdam juara Piala Winners (1987), Piala Belanda (1987) dan Eredivisie 1990.

Sayang, debutnya di timnas Belanda berakhir kecewa. Bergkamp tak mampu menyelamatkan Belanda dari kekalahan 1-0 dari Italia. Namun, seiring berjalannya waktu, Bergkamp kemudian menjelma sebagai predator ulung di kotak penalti di mana ia mencetak 37 gol dalam 79 caps bersama Timnas Belanda.

Jumlah itu sempat membuat Bergkamp jadi bomber tersubur Belanda hingga ia pensiun pada 2000, sebelum akhirnya rekor tersebut dipecahkan Patrick Kluivert.

Selama satu dekade membela Timnas, Bergkamp memang gagal mengantar Belanda merebut satu pun trofi juara dari enam ajang bergengsi yang dimainkannya. Meski demikian, ia sempat didapuk sebagai peraih sepatu emas pada gelaran Piala Eropa 1992.

Di level klub, Bergkamp sukses meraih gelar juara bersama Ajax, Inter Milan, dan yang membuat namanya melegenda adalah saat berkostum Arsenal di mana ia memenangi tiga titel Liga Primer Inggris, dan empat Piala FA pada periode 1995--2006.

Satu hal yang mungkin akan selalu diingat orang akan sosok Bergkamp adalah phobia atau takut terbang. Selama kariernya menjejelah berbagai belahan dunia, Bergkamp tidak pernah menggunakan pesawat terbang. Atas dasar inilah, dia kemudian dijuluki Non-Flying Dutchman.


(ACF)

Hakim Tegur Irvanto

Hakim Tegur Irvanto

7 hours Ago

Hakim Yanto menyebut, Irvanto memang berhak membantah keterangan para saksi. Namun demikian, Ir…

BERITA LAINNYA