Ria Sebut Gayus dan Lino Hobi 'Ngeledek'

Githa Farahdina    •    Sabtu, 26 Sep 2015 13:23 WIB
gayus tambunan
Ria Sebut Gayus dan Lino Hobi 'Ngeledek'
Dwi Ria Latifa-----MTVN/Farah

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Dwi Ria Latifa geram terhadap ulah terpidana korupsi Gayus Tambunan. Sikap Gayus dinilai mengolok-olok hukum dan publik.

"Ini orang kok kayaknya ngeledek amat. Saya masih ingat, dua orang yang keterlaluan 'hebatnya'. Gayus Tambunan dan R.J. Lino, yang menunjukkan penguasaannya terhadap satu sistem," kata Ria di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2015).

Dalam kasus Gayus, tambah Ria, hak untuk keluar lapas memang benar ada. Tapi, hak itu hanya bisa digunakan terhadap sesuatu yang sangat spesial. Misalnya, menikahkan anak, kasus meninggal, hingga sidang cerai.

"Tapi (sidang cerai) bukan menjadi alasan pembenar (untuk mendatangi tempat yang tak seharusnya didatangi)," tambahnya.

Ria yakin, tak hanya Gayus yang leluasa melakukan pelanggaran ini. Dengan uang, narapidana berduit bisa seenaknya mengatur petugas lapas untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.

"Coba ditelusuri. (Gayus dan lain-lain) memang hebat atau punya agenda lain?" pungkas Ria.

Ria menyamakan sikap Gayus dan Lino mengingat beberapa waktu lalu Lino juga menunjukkan penguasaannya terhadap hukum. Sebagai Direktur Umum PT Pelindo II yang kantornya digeledah Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Lino merasa tak terima.

Di depan media, Lino ditelepon Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil. Perbincangan yang berisi ancaman Lino akan mengundurkan diri pun terekspos jelas melalui perbincangan terbuka itu.

Tak hanya itu, Lino bahkan dikabarkan menghubungi beberapa petinggi negara. Kasus ini pun menjadi ramai. Isu terus berkembang hingga kegaduhan di dunia hukum semakin masif.

Sementara Gayus sudah berulah sekitar lima tahun lalu. Mantan pegawai pajak ini kedapatan dengan santai menonton pertandingan tenis di Bali. Ia menggunakan wig seolah ingin menyembunyikan identitas aslinya. Nahas, Gayus justru tertangkap kamera dan fotonya tersebar luas.

Gayus saat itu berhasil keluar dari Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Ia dengan leluasa mengunjungi tempat-tempat yang diinginkan padahal berstatus tahanan.

Sikap keduanya menurut Ria sangat merendahkan dunia hukum di negeri ini.


(TII)

2 Politikus Golkar Kirim Karangan Bunga untuk Novanto

2 Politikus Golkar Kirim Karangan Bunga untuk Novanto

53 minutes Ago

Teranyar, karangan bunga datang dari dua politisi Golkar, Bambang Soesatyo dan Muhammad Misbakh…

BERITA LAINNYA