JPN Centre, Membangun Kembali Karakter Anak Berdasar Kebudayaan Lokal

Putu Radar Bahurekso    •    Sabtu, 26 Sep 2015 17:04 WIB
pendidikankeluarga
JPN Centre, Membangun Kembali Karakter Anak Berdasar Kebudayaan Lokal
Pembukaan JPN Centre. (Foto:Putu Radar B.)

Metrotvnews.com, Jakarta: Perkembangan zaman membuat fenomena globalisasi semakin menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Dunia pendidikan pun tak lepas dari efek yang diberikan fenomena global ini. Bagi yang tidak bisa mengikuti bisa jadi justru kehilangan jati diri.

"Banyak diluar sana pendidikan formal tapi tidak mementingkan perkembangan karakter yang sesuai dengan budaya lokal," ujar Julia Noor selaku ketua umum Jendela Pendidikan Nusantara Centre - Rumah Kreasi Indonesia Hebat (JPN - RKIH) saat jumpa pers di Ciputra World, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9).

Semakin banyaknya anak-anak yang kecanduan atau tak bisa lepas dari gadget menjadi salah satu hal yang dianggap Julia bahwa kini anak-anak mulai kehilangan karakter budaya lokal.

"Kita melihat juga bahwa anak-anak sekarang lebih sering bermain gadget ketimbang bermain permainan tradisional, kita ingin mensosialosasikan nilai-nilai kelokalan agar tidak dilupakan," tutur Julia.

Inilah yang mendasari keberadaan JPN Centre yang dipimpin oleh Julia agar masyarakat Indonesia bisa mendapat pendidikan non formal dengan memberikan pelatihan, pendidikan, serta pembinaan untuk lebih baik lagi dan tentunya mengingat kebudayaan bangsa Indonesia sendiri.


(LOV)