Ahok Ingin SBY Masuk Diorama Indonesia

Intan fauzi    •    Senin, 28 Sep 2015 09:20 WIB
ahok
Ahok Ingin SBY Masuk Diorama Indonesia
SBY dan Ibu Ani, Selasa 2 September 2014. Antara Foto/Andika Wahyu

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejarah perjalanan Indonesia belum lengkap ditampilkan di diorama. Sejarah rakyat memilih langsung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Presiden belum masuk diorama.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendorong terpilihnya SBY pada Pemilihan Presiden 2004 masuk diorama Indonesia yang disimpan di Museum Monumen Nasional.

"Pemilihan langsung itu terakhir adalah Pak SBY. Itu sejarah kita. Pertama kali ada pemilihan langsung dan (SBY) Presiden yang dipilih secara langsung dua periode," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2015).

Diorama adalah miniatur tiga dimensi untuk menggambarkan suatu pemandangan atau suatu adegan.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menyampaikan, warga Indonesia sewajarnya menghargai kepemimpinan SBY. Atas kepercayaan rakyat SBY mampu memimpin selama 10 tahun. "Ini yang mau kami lakukan (menghargai SBY)," ujar Ahok.

Ahok mengaku telah menyampaikan harapannya itu kepada pengurus Monas. Namun, perlu ada kajian terlebih dahulu untuk memasukkan sejarah terpilihnya SBY ke diorama. "Itu kan mesti lapor Setneg (Sekretaris Negara) dan mesti dikaji lagi," kata Ahok.

SBY memimpin Indonesia selama 10 tahun. Pada Pemilihan Presiden 2004, pasangan SBY-Jusuf Kalla mengalahkan pasangan Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi karena meraih 60,62 persen suara rakyat.

Pada pemilihan presiden, SBY kembali menang. Kali ini, wakilnya adalah Boediono. SBY-Boediono meraih 60,80 persen suara rakyat, unggul atas pasangan Megawati-Prabowo dan Jusuf Kalla-Wiranto.


(TRK)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA