Istri Gatot akan Bersaksi untuk OC Kaligis

Renatha Swasty    •    Senin, 28 Sep 2015 11:56 WIB
oc kaligis tersangka
Istri Gatot akan Bersaksi untuk OC Kaligis
OC Kaligis ditahan KPK (Foto: Antara/Vitalis Yogi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Evy Susanti, istri Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, akan dihadirkan untuk bersaksi pada sidang lanjutan kasus suap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan dengan terdakwa Otto Cornelis Kaligis. Sidang akan digelar hari ini di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta.
 
"Kami berencana menghadirkan tiga saksi, Yagari Bhastara Guntur, Yurinda Tri Achyuni, dan Evy Susanti," kata jaksa Ahmad Burhan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa pekan lalu.
 
Ketiganya pernah bersaksi dalam sidang lanjutan untuk terdakwa panitera PTUN Medan Syamsir Yusfan. Dalam keterangannya, Evy membeberkan peran Kaligis.
 
Evy mengaku memberikan USD30 ribu untuk Kaligis. Uang untuk mengamankan suaminya terkait kasus dana Bantuan Sosial (Bansos) yang sedang diusut Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. "Saya khawatir, itu urusannya menyangkut suami saya," kata Evy di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis 17 September.
 
Kaligis dikontrak Evy dan Gatot sejak September 2013. Evy membayar Kaligis Rp600 juta per tahun.
 
Salah satu kasus yang diminta untuk ditangani Kaligis soal gugatan ke PTUN Medan atas penyelidikan Kejati Sumut tentang dugaan terjadinya Tindak Pidana Korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos), Bantuan Daerah Bawahan (BDB), Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan tunggakan Dana Bagi Hasil (DBH) dan Penyertaan Modal pada sejumlah BUMD pada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
 
Dalam perjalanan gugatan di PTUN itu, Evy mengaku, dimintai duit oleh kaligis. Permintaan pun disetujui. "Beliau minta USD30 ribu untuk proses PTUN," beber Evy.
 
Dia tak membantah, uang yang dikucurkan supaya gugatan yang tengah diajukan ke PTUN Medan dapat dimenangkan. "Iya (dimenangkan)," kata Evy singkat.
 
Ayah dari aktris Velove Xevia itu didakwa memberikan suap sejumlah SGD15 ribu dan USD27 ribu pada hakim dan panitera PTUN Medan. Suap diberikan terkait pengajuan gugatan yang diajukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Ke PTUN Medan.
 
Terkait perbuatannya, Kaligis diancam pidana Pasal 6 ayat (1) huruf a dan Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHPidana Jo Pasal 64 ayat (1) KUHpidana.


(FZN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA