BEI Revisi Target IPO Jadi 22 Emiten di 2015

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 28 Sep 2015 12:38 WIB
bei
BEI Revisi Target IPO Jadi 22 Emiten di 2015
BEI (ANTARA FOTO/Fanny Kusumawardhani)

‎Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan revisi target perusahaan yang akan melantai di pasar modal menjadi hanya sekitar 21 emiten sampai dengan 22 emiten atau lebih rendah dari target sebelumnya yang mencapai 32 emiten pada 2015 ini.

"Target 32 di revisi bisa jadi 21-22 emiten, revisinya karena faktor global. Sebab, tidak ada orang bisa atur ekonomi negara sendiri," kata Direktur Utama‎ BEI Tito Sulistio, ketika ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (28/9/2015).

Selain itu, lanjut Tito, revisi juga dilakukan terkait nilai tukar rupiah yang sudah menyentuh level Rp14.700 per USD. Pergerakan nilai tukar rupiah sangat tidak mudah diatur, apalagi untuk mencapai level Rp10.000 per USD.

‎Terkait revisi target emiten, jelas Tito, bursa sudah melaporkan kepada pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nantinya, pihak OJK yang menentukan berapa jumlah dari revisi emiten yang melantai di pasar modal. Dalam hal ini, BEI hanya sebatas menyampaikan saja.

Lebih lanjut Tito menjelaskan, di tahun depan, jajaran direksi BEI akan melakukan rapat dengan Komisaris BEI dan OJK untuk menentukan target emiten tahun depan. Diperkirakan paling tidak akan ada 30 emiten yang bisa dirangkul untuk masuk pasar modal Indonesia.

"‎Di atas 30 emiten, untuk tahun depan. Kalau bisa lebih dari itu," jelas dia.

Ia mengaku optimistis bisa menjaring sebanyak 32-42 emiten baru di 2016. Jumlah itu meningkat dari posisi target 32 emiten di 2015 ini. "Jumlah itu didapatkan dengan membentuk papan pengembangan kedua. Papan pengembangan kedua berisikan emiten yang memiliki prospek di masa depan, seperti emiten dari sektor pertambangan, industri kreatif, dan finansial," tutup Tito.


(ABD)