Lagi, Bos Bursa Minta BI Rate Diturunkan

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 28 Sep 2015 13:36 WIB
bi rate
Lagi, Bos Bursa Minta BI Rate Diturunkan
Direktur Utama BEI Tito Sulistio (kiri) (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dinilai tidak akan mengalami pelemahan dan menembus level Rp14.700 per USD bila Bank Indonesia (BI) segera menurunkan suku bunga acuan (BI rate) hingga 50 basis poin (bps).

Menurut Direktur Utama BEI Tito Sulistio, level BI rate di angka 7,5 persen tidak ideal dengan laju inflasi Januari-Agustus 2015 yang sebesar 2,29 persen. Bahkan, juga tidak ideal dibandingkan inflasi inflasi tahunan (year-on-year/yoy) yang sudah sudah mencapai level 7,18 persen.

"BI rate diturunkan minimal 0,5 persen agar baik bagi perkembangan pasar modal. BI rate turun juga tidak akan ganggu rupiah. BI Rate turun akan dorong pertumbuhan ekonomi," jelas Tito, ketika ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (28/9/2015).

Ia menilai, penurunan BI rate akan berbuah manis bagi pertumbuhan bisnis di sektor riil. Sebab, penurunan BI rate memperbaiki kinerja emiten yang secara tidak langsung bersentuhan dengan sektor riil. Bahkan, dampaknya jumlah investor pun mengalami peningkatan.

Tito mengklaim, BI rate yang diturunkan tidak akan memicu adanya penarikan secara besar-besaran terhadap instrumen deposito di perbankan. Sebab, pertumbuhan ekonomi yang tengah melambat sudah banyak berpengaruh bagi deposito.

"Laju inflasi (yoy) saya kira 4,7 persen, selisih ke BI rate masih lebar, apalagi harga BBM diturunkan, ideal selisihnya dua persen. BI turunkan BI rate 50 bps agar investasi pasar modal bisa lebih bergairah," tutup dia.


(ABD)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA