Kemendag Klaim Kenaikan Harga Beras Hanya di Bawah 2%

Husen Miftahudin    •    Senin, 28 Sep 2015 15:21 WIB
harga beras
Kemendag Klaim Kenaikan Harga Beras Hanya di Bawah 2%
illustrasi. ANTARA FOTO/Trisnadi

Metrotvnews.com, Jakarta: Harga beras terus merangkak naik. Berdasarkan Laporan Pemantauan Harga dan Pasokan di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) pada 28 September 2015, harga beras jenis Muncul I naik Rp200 per kilogram (kg), dari Rp10.000 per kg menjadi Rp10.200 per kg. Begitu pula pada beras jenis IR 64 I yang naik Rp100 dari Rp9.900 per kg menjadi Rp10.000 kg.

Kondisi tak berbeda jauh juga bisa dilihat dari data Perkembangan Harga Rata-Rata Barang Kebutuhan Pokok. Data tersebut menunjukkan bahwa harga beras kualitas medium rerata nasional September 2015 sebesar Rp10.276 per kg, sedangkan harga beras dengan kualitas sama pada bulan sebelumnya hanya Rp10.122 per kg atau terjadi kenaikan sebesar 1,52 persen.

Kenaikan ini karena pasokan beras ke PIBC menurun. Berdasarkan data, pasokan beras ke PIBC pada 26 September 2015 sebesar 1.056 ton. Pasokan tersebut 57,76 persen di bawah kondisi pasokan normal PIBC yang berada pada kisaran 2.500-3.000 ton per hari.

Menanggapi hal ini, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kementerian Perdagangan, Srie Agustina mengklaim, kenaikan harga beras saat ini masih tergolong stabil. Ia menuturkan bahwa kenaikan harga beras saat ini tak mencapai dua persen.

"Yang jelas tren kenaikannya itu tidak sampai dua persen," ujar Srie usai menghadiri peresmian ASEAN Economic Community (AEC) Center oleh Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong di kantor Kemendag, Jalan MI Ridwan Rais No 5, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2015).

Menurut dia, kondisi tersebut hanya membutuhkan operasi pasar untuk mengembalikan kestabilan harga beras di pasaran. Badan Urusan Logistik (Bulog) sebagai stabilitator harga pokok pun telah melakukan operasi pasar beras di beberapa titik.

"Sudah dilakukan Jumat kemarin,” sebutnya.

Stok cadangan beras di gudang Bulog yang sebanyak 1,7 juta ton pun dirasa cukup untuk menstabilkan harga beras melalui operas pasar.

"Cukup, cukup untuk melakukan operasi pasar," tutup Srie.



(SAW)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

4 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA