Rupiah di Awal Pekan Masih Tertekan USD

Angga Bratadharma    •    Senin, 28 Sep 2015 16:58 WIB
kurs rupiah
Rupiah di Awal Pekan Masih Tertekan USD
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Laju nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan di awal pekan ini terpantau belum bergerak halus untuk kembali berjaya. Nilai tukar rupiah masih tertekan akibat penguatan USD.

Mengutip laman Bloomberg, Senin (28/9/2015) sore, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.674 per USD. Sementara itu, menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.579. Sedangkan menurut Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.696.

Laju nilai tukar rupiah yang masih tertekan oleh penguatan USD ini sejalan dengan kinerja pergerakan IHSG. Pergerakan IHSG pada penutupan transaksi perdagangan di awal pekan ini terpantau masih dihantui sejumlah sentimen negatif sehingga terperosok di zona pelemahan.

IHSG Senin 28 September sore ditutup mengalami pelemahan begitu kuat sebanyak 88,94 poin atau setara 2,1 persen ke posisi 4.120. Adapun indeks saham unggulan LQ45 juga melemah 19,07 poin menjadi 680 dan JII melemah sebanyak 15,23 poin ke 542.

Seluruh sektor di sore ini secara kompak ditutup mengalami pelemahan dan berada di zona merah. Adapun sektor konsumer melemah paling besar sebanyak 28,34 poin, disusul sektor manufaktur melemah 26,47 poin, disusul sektor perkebunan yang melemah sebanyak 16,23 poin.

Transaksi volume perdagangan pada sore ini ditutup sebanyak 2,9 miliar lembar saham senilai Rp2,8 triliun. Sebanyak 75 saham menguat, 224 saham melemah, 67 saham stagnan, dan 189 saham tidak ada perdagangan.


(ABD)