Ada Kejanggalan dalam Rekonstruksi Pembunuhan HRD PT Vonex Indonesia

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 28 Sep 2015 21:08 WIB
kasus pembunuhan
Ada Kejanggalan dalam Rekonstruksi Pembunuhan HRD PT Vonex Indonesia
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Bandung: Ada banyak kejanggalan yang terjadi atas pembunuhan Manajer Personalia (HRD) PT Vonex Indonesia, Anthonius Kasri Kassa, 55. Tudingan itu terlontar dari istri korban, Oyok Tini, melalui pengacaranya Togu M Hutagalung.

"Ada banyak kejanggalan, pertama rekonstruksi terhadap tersangka AS di Polres Bandung, tak dilakukan di TKP. Kedua, tersangka mengaku menusuk dada korban. Namun, ketika kita cek, tidak ada luka tusukan di bagian dada," kata Togu di Bandung, Jawa Barat, Senin (28/9/2015).

Togu mengatakan masih ada rangkaian yang terputus dari rekonstruksi itu. "Penyidik kepolisian harus menggali lebih dalam untuk mendapatkan kebenaran materil, sehingga perlu dilakukan rekonstruksi ulang," katanya.

Togu mengatakan Anthonius adalah orang kepercayaan pemilik dan pemegang saham PT Vonex Indonesia, Danny Wijaya Choi dan ayahnya Choi Wijaya.

"Korban diangkat pada 2 Februari. Sebelum kejadian pembunuhan ini, diduga sering terjadi ketegangan antara Dhanny dan Choi. Istri korban juga mengatakan suaminya sering mendapat telepon gelap," kata dia.

Anthonius tewas akibat bacokan di bagian kepala dan kaki kiri yang dilakukan tersangka AS di halaman kantor PT Vonex Indonesia di Jalan Raya Bandung-Garut Kilometer 23,7 Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu 19 Agustus pukul 18.30 WIB.


(UWA)