Penertiban PKL Pasar Asemka Dibidik

   •    Selasa, 13 Aug 2013 19:45 WIB
Penertiban PKL Pasar Asemka Dibidik
MI/ATET DWI PRAMADIA

Metrotvnews.com, Jakarta: Keberhasilan Pemerintah Provinsi DKI menertibkan pedagang kaki lima atau PKL Tanah Abang menjadi angin segar bagi Pemerintah Kota Jakarta Barat untuk melakukan survei atau mapping terhadap PKL di beberapa pasar yang mengganggu kelancaran dan ketertiban arus lalu lintas.

Wacana penertiban diamini jajaran Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Beberapa PKL di beberapa pasar, seperti kawasan Pasar Jembatan Besi, Tanah Sereal, Jalan KH Mansur, dan Pasar Asemka menjadi sasaran penertiban.

Hari ini, Camat dan Wakil Camat Tambora beserta Lurah Roa Malaka melakukan survei atau pendataan terhadap pedagang kaki lima di Pasar Asemka yang merambah badan jalan. Kawasan PKL Pasar Asemka menjadi salah satu pusat perhatian utama dalam wacana penertiban.

Menurut Camat Tambora Yunus Burhan, Pasar Asemka terkenal padat dan mengganggu lalu lintas kendaraan dan pejalan kaki. "Perputaran uang di Pasar Asemka tinggi sekali. Artinya, pasar tersebut amat menarik minat pembeli. Jadi akan lebih baik pasar ditertibkan, biar tidak semrawut," terang Yunus.

Berkaca pada penertiban Pasar Tanah Abang, metode relokasi para pedagang PKL akan mengutamakan pedagang yang ber-KTP DKI. Menurut Yunus, fokus awal dimulai dari penertiban Pasar Asemka. "Terkait perkara status hukum deretan bangunan yang didirikan di bawah jembatan layang, apabila bangunan itu ilegal ya jelas akan dibongkar," jelas Yunus.

Selama ini pedagang PKL di kawasan Pasar Asemka, tepatnya di bawah jembatan layang, seolah sulit untuk ditertibkan. "PKL Tanah Abang saja berhasil ditertibkan. Seharusnya PKL Asemka juga harus bisa ditertibkan," ujar Yunus. (Tesa Oktiana Surbakti)