AS-Rusia Tegang, Obama akan Temui Putin

Bane Raja Manalu    •    Selasa, 29 Sep 2015 00:15 WIB
pbb
AS-Rusia Tegang, Obama akan Temui Putin
Suasana SU PBB di Markas Besar PBB, New York, AS. (foto: AFP/dok.)

Metrotvnews.com, New York: Layaknya sebuah ajang pertemuan multilateral, di sela-sela SU PBB juga ada banyak agenda pertemuan bilateral antar kepala negara. Namun dari semuanya, yang paling ditunggu adalah pertemuan antara Presiden Barrack Obama dengan Presiden Vladimir Putin.

Pertemuan antara Presiden AS dan Presiden Rusia yang dijadwalkan pada Senin (28/9/2015) di New York ini digelar saat hubungan dua negara terlibat ketengan politik. Rusia dikenai sanksi ekonomi oleh AS pasca aneksasi ke Ukraina beberapa tahun lalu.

Selain pertemuan bilateral, baik Putin dan Obama masing-masing dijadwalkan menyampaikan pidato di dalam forum SU PBB. Presiden Brazil Dilma Roussef dan Presiden Iran Hassan Roumeni juga akan berpidati dalam forum yang sama.

Sekjen PBB Ban Ki Moon di dalam pidato pembukaan SU PBB menyoroti kasus banjir pengungsi Suriah dan Iraq ke Eropa. Dia mendesak negara-negara Eropa untuk mau menampung para pengungsi korban perang saudara yang berkepanjangan. 

"Saya desak Eropa untuk berbuat lebih!" tegasnya.

Sekjen ke delapan PBB ini juga menyinggung kasus kelaparan yang terjadi akibat perubahan iklim di berbagai negara tertinggal. Dana sebesar USD 20 miliar telah PBB gelontorkan untuk menolong 100 juga jiwa dari ancaman kelaparan. 

Sayangnya ini belum cukup. Masih banyak anak-anak terancam kurang gizi akibat kelaparan, terutama di Gambia yang sebagian warganya merupakan orang-orang terlapar di dunia.

Diplomat senior Korea Selatan ini juga mengingatkan pentingnya regenerasi kepemimpinan. Makin banyak negara yang politiknya bergolak akibat ketidakpuasan dan hilangnya kepercayaan warga negara terhadap pemerintahan.

"Itu sebabnya saya mendesak pemimpin-pemimpin menduduki jabatan sesuai periodisasinya," sambung Ki Moon.


(LHE)