Tingkat Angka Kemiskinan Naik, Ini Jawaban Mensos

Damar Iradat    •    Selasa, 29 Sep 2015 00:46 WIB
mensos blusukan
Tingkat Angka Kemiskinan Naik, Ini Jawaban Mensos
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (Foto:Antara/Fanny Oktavianus)

Metrotvnews.com, Makassar: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa buka suara soal naiknya angka kemiskinan pada tahun 2015. Menurutnya, kondisi ekonomi global memberikan dampak cukup signifikan atas naiknya angka kemiskinan di Indonesia.

Sebelumnya Badan Pusat Statistik memaparkan hasil temuannya yang menyebut per Maret 2015, angka kemiskinan naik sekitar sepuluh persen dari 27,73 juta menjadi 28,95 juta.

"Begini, sebetulnya kan paling tidak ada 19 kementerian lembaga yang punya keterkaitan (soal kemiskinan). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat perannya sangat signifikan, karena kalau ada konektivitas jembatan, jalan, waduk, embung, itu memiliki signifikansi pertumbuhan masyarakat," jelas Khofifah di Makassar, Senin (28/9/2015).

Kemudian, kata dia, Kementerian Pertanian dan Kementerian Ketenagakerjaan juga memiliki peran signifikan. Jadi, semua kementerian yang terkait harus terkoordinasikan.

Ia optimistis pada 2019 angka kesejahteraan rakyat miskin bisa naik hingga 4 persen. Sebab, Khofifah percaya dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup tertata.

Perlambatan pertumbuhan ekonomi global juga dianggap berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Maka, ia minta masyarakat agar bersabar terlebih dahulu. Namun, pemerintah juga sudah memetakan hal-hal yang mampu menaikan tingkat kesejahteraan Indonesia.

"Kita sudah memetakan. Misal Kementerian Pertanian kalau sudah betul akan siapkan irigasi teknis satu juta hektare, maka ini akan miliki signifikansi selama lima tahun ke depan bisa mereduksi kira-kira 1,5 persen kemiskinan. Kemensos bisa turunkan kira-kira 1 persen, kemudian Kementerian Kelautan dan Perikanan bisa menurunkan 0,5 persen, Kementerian Tenaga Kerja dan lain-lain bisa menyumbang satu persen," ungkap dia.

Sebelumnya pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla juga mendapat kritik keras soal naiknya angka kemiskinan. Mantan Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi era SBY, Firmanzah menilai pemerintahan Jokowi-JK kerap menganaktirikan program pengentasan kemiskinan.

Namun, Khofifah percaya jika program yang dijalankan Kabinet Kerja sudah tepat. Pasalnya, langkah-langkah tersebut memang diperlukan untuk jangka panjang.

"Jadi harus dilihat secara komprehensif (pengentasan kemiskinan) bukan hanya parsial," kata Khofifah.


(AZF)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

1 day Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA