Pemprov DKI Siapkan Regulasi Peredaran Daging Anjing

Intan fauzi    •    Selasa, 29 Sep 2015 08:16 WIB
daging anjing
Pemprov DKI Siapkan Regulasi Peredaran Daging Anjing

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemprov DKI Jakarta kini tengah mempersiapkan regulasi peredaran daging anjing. Hal itu untuk mencegah tersebarnya penyakit rabies di Ibu Kota.

"Masih banyak komunitas yang mengonsumsi daging itu. Intinya saya tidak mau Jakarta kembali adanya positif rabies, dan masyarakat pengonsumsi daging anjing itu terkena rabies saya tidak mau," kata Kepala Dinas Kelautan, Pertanian, dan Kelautan (KPP), Darjamuni, Senin (28/9/2015).

Darjamuni masih menyusun konsep regulasinya. Ia menjelaskan, perlu ketelitian dalam menyusun regulasi karena pengonsumsian daging anjing masih jarang.

"Saya harus ekstra hati-hati, memang tidak lazim untuk dikonsumsi. Tetapi saya mendapatkan informasi untuk konsumsi daging anjing di Jakarta dan Solo. Makanya saya kaget," ujar Darjamuni.

Darjamuni memastikan, setiap anjing yang masuk wajib diperiksa kesehatannya dan memiliki surat keterangan. "Saya akan mengawasi tata cara. Kalau masuk bawa anjing harus ada surat keterangan sehat dan ada surat asal anjing tersebut, sehingga ktia bisa lakukan juga pemeriksaan kesehatannya," tukas Darjamuni.

Pemprov DKI Jakarta menemukan masih adanya daging anjing beredar. Daging itu disinyalir berasal dari Sukabumi, Jawa Barat. Sebanyak 40 ekor anjing masuk ke Jakarta tiap harinya.

Kepala Dinas KPP DKI Jakarta, Darjamuni menyebut, Sukabumi menjadi salah satu lokasi yang memiliki endemi rabies cukup tinggi.


(YDH)