Gerak Rupiah Masih Terbatas

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 29 Sep 2015 08:16 WIB
kurs rupiah
Gerak Rupiah Masih Terbatas
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) jelang akhir bulan ini belum menunjukkan adanya perbaikan. Akibatnya, rupiah kian menurun tajam.

"Bahkan jelang diumumkannya Paket Kebijakan Ekonomi jilid II juga tidak menunjukkan peningkatan. Berkurangnya kepercayaan pelaku pasar terhadap langkah-langkah Pemerintah membuat rupiah terus mengalami penurunan,"‎ urai Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada dalam keterangan risetnya yang ‎diterima Metrotvnews.com, Selasa (29/9/2015).

Pada saat rupiah turun, dia mengakui, keadaan USD di pasar spot global sedang melemah. Lantaran terkena aksi profit taking, seiring aksi tunggu investor terhadap data core price index, personal income, dan personal spending.

Sebelumnya dia sempat mengatakan jika rupiah masih harus bekerja ekstra keras dalam menemukan momentumnya. Selama tidak ada sentimen dan berita positif, maka rupiah akan sulit menguat. Oleh karena itu, dia mengimbau kepada investor untuk tetap mencermati peluang pelemahan lanjutan jika tidak ada perbaikan dari pergerakan rupiah sepanjang hari ini.

Meski demikian, dia mengharapkan tetap mewaspadai sentimen gerak rupiah di pasar.‎ "Dalam satu hari ini laju rupiah akan berada di level Rp14.689-Rp14.725 per USD (kurs tengah BI)," tutup dia.


(AHL)