Ahok Tuding Dinas Pertamanan Penyebab Penyerapan APBD 2015 Rendah

Intan fauzi    •    Selasa, 29 Sep 2015 09:09 WIB
pemprov dki
Ahok Tuding Dinas Pertamanan Penyebab Penyerapan APBD 2015 Rendah
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)--Antara/Vitalis Yogi Trisna

Metrotvnews.com, Jakarta: Serapan anggaran tahun Pemprov DKI Jakarta masih rendah. Salah satu penyebabnya, Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI dinilai tak lihai dalam membeli tanah.

"Masih kecil sekali (serapannya). Karena memang beli tanah saja enggak bisa. Kamu bayangin Dinas Taman beli tanah Rp2,4 triliun dia baru pakai Rp200 miliar. Lucu enggak? Beli tanah saja enggak bisa," ujar Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2015).

Ahok pun mengancam jika pada APBD 2016, masih terjadi hal yang sama sehingga proses lelang terhambat, maka pegawai dinas itu akan distafkan. "Tapi kalau tahun depan, beli tanah deal sampai November-Desember enggak beres kita paksa stafkan," jelas Ahok.

Ahok bahkan menduga adanya sejumlah permainan yang dilakukan oleh pegawai sehingga dalam proses pembelian lahan selalu menemukan kendala. Padahal, Ia sudah mengeluarkan surat keputusan (SK) pembelian lahan.

"Saya sudah kasih tahu dia, kalau beli lahan itu kadang-kadang ada keluarganya yang menggugat, ada lahan tahu-tahu kita cek di atasnya DKI. Kalau kamu punya duit Rp2,4 triliun buat beli lahan, kamu harus cari lahan mesti Rp5 triliun-Rp6 triliun, bila perlu Rp10 triliun. Kalau ada pembatalan jadi cepat," papar Ahok.

"Ini duit beli tanah Rp2,4 triliun, kamu cuma ketemu orang mau beli lahan Rp1,5 triliun, kan lucu. Di situ saja sudah SILPA (sisa lebih perhitungan anggaran)," sambungnya.

Mantan Bupati Belitung Timur itu juga menyebut permainan serupa dilakukan oleh Dinas PU Tata Air. "Termasuk PU Tata Air. Makanya Jumat ini mau kita ganti pengadaan tanah mereka, mau distafkan karena enggak becus," tukas Ahok lagi.


(YDH)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA