Ahok Tak Gaji Pegawai Magang

Intan fauzi    •    Selasa, 29 Sep 2015 09:15 WIB
ahok-dprd
Ahok Tak Gaji Pegawai Magang
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)--Antara/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok merekrut pegawai magang di Balai Kota tanpa menggajinya. Ahok hanya memberi mereka uang pengganti biaya transportasi.

"Kita enggak gaji, tapi dikasih bantuan transportasi. Kan saya ada uang operasional," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2015).

Ahok menjelaskan, tujuan dirinya merekrut beberapa anak muda untuk magang agar mereka dapat belajar politik lebih baik. Sebab sejauh ini persepsi politik sudah kadung dinilai negatif, oleh anak muda.

"Kita ingin lebih banyak orang-orang mau terjun ke politik. Karena stigma orang kan begitu, namanya politisi kan pasti korup, pasti malas, pasti enggak transparan," jelas Ahok.

Untuk itu Ahok membiarkan para peserta magang dengan bebas melihatnya bekerja sehari-hari di Balai Kota. Diharapkan stigma negatif dapat hilang.

"Jadi bisa lihat kan, keseharian kita selama kerja di sini seperti apa kan kelihatan begitu loh. Nah itu penting untuk menghilangkan stigma negatif," tukas Mantan Bupati Belitung Timur itu.

Sebelumnya, Ahok membuka kesempatan bagi kalangan profesional muda dan mahasiswa mengikuti program magang di kantornya. Peluang itu dibuka bagi mereka yang berkeinginan memperoleh pengalaman bekerja di lingkungan pemerintah DKI dari 5 Oktober-11 Desember 2015.
 
Syaratnya, curriculum vitae maksimal dua lembar, surat lamaran, transkrip nilai, dan surat rekomendasi dari pimpinan lembaga atau perguruan tinggi. Dua dokumen terakhir bersifat opsional.
 
Calon peserta harus melampirkan esai 500 kata yang mengulas motivasi mengikuti program, rekomendasi kebijakan, atau pembahasan program unggulan DKI.
 
Dokumen persyaratan dikirim paling lambat pada 6 September 2015 melalui surat elektronik yang dialamatkan kepada michael.sianipar@gmail.com serta ahokbtp@gmail.com. Format subyek dalam pesan elektronik dianjurkan mengikuti aturan (Nama Depan)(Nama Belakang)_Aplikasi Magang Kantor Gubernur DKI.


(YDH)