Giliran PKL Tergugat Rp1,2 M Dipanggil Keraton Yogyakarta

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 29 Sep 2015 12:17 WIB
sengketa lahan
Giliran PKL Tergugat Rp1,2 M Dipanggil Keraton Yogyakarta
Pedagang kaki lima di Yogyakarta digugat Rp1,2 miliar. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Panitikismo (Lembaga Pertanahan) Keraton Yogyakarta ganti memanggil lima PKL yang digugat Rp1,2 miliar oleh pengusaha bernama Eka Aryawan, Selasa (29/9/2015). 

Kelima Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Brigjen Katamso tersebut, yakni Sutinah (penjual makanan), Budiono, dan Agung (tukang duplikat kunci), serta Suwarni, dan Sugiyadi (penjual bakmi Jawa), sudah berada di di Gedung Panitikismo, Pratjimosono, Keraton Yogyakarta.

Pantauan Metrotvnews.com, lima PKL itu telah berada di lokasi sebelum pukul 11.00 WIB. Mereka juga ditemani penasihat hukum dari LBH Yogyakarta.

Namun, pertemuan yang berlangsung tertutup itu baru dimulai pukul 11.40 WIB. "Maaf, saya baru selesai rapat," kata anggota tim hukum Keraton Yogyakarta, Achiel Suyanto yang kemudian segera menemui PKL.

Sebelumnya, pihak Keraton Yogyakarta telah memanggil pengusaha Eka Aryawan pada akhir pekan lalu di tempat yang sama. Dalam pertemuan itu, pihak Keraton mengganggap gugatan terhadap terhadap PKL dengan nilai lebih dari Rp1 miliar itu sebagai tindakan tidak manusiawi.

Sementara itu, melalui pengacaranya, pengusaha Eka Aryawan bersedia melakukan penyelesaian secara kekeluargaan atas gugatan itu.

Di sisi lain, kasus tersebut juga sudah memasuki proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Yogyakarta. Di luar persidangan, para PKL bersama sejumlah elemen masyarakat dan PKL berbeda lokasi menggalang koin sebagai solidaritas apabila nanti gugatan tersebut memiliki kepastian hukum.


(SAN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA