Masa Tahanan Bekas Dirjen Kemenakertrans Diperpanjang

Yogi Bayu Aji    •    Selasa, 29 Sep 2015 13:00 WIB
kasus korupsi
Masa Tahanan Bekas Dirjen Kemenakertrans Diperpanjang
Tersangka kasus korupsi di Kemenakertrans Jamaluddin Malik (tengah) menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (10/9/2015). Foto: Reno Esnir/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi memperpanjang masa penahanan bekas Direktur Jenderal Pembinaan dan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (P2KT Kemenakertrans) Jamaluddin Malik. Jamaluddin mesti mendekam di rutan 40 hari lagi.   

"Tadi hanya agenda perpanjangan masa penahanan," kata pengacara Jamaluddin, F.X. Suminto, usai menemani kliennya diperiksa di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2015).

Menurut dia, kliennya masih perlu ditahan untuk keperluan penyidikan. "Menurut informasi dari pihak KPK, ada petunjuk dari jaksa, makanya dilakukan perpanjangan penahanan," papar Suminto.

Jamaluddin ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 12 Februari lalu. Dia disangka memperkaya diri sendiri dan orang lain dengan melakukan pemerasan terkait kegiatan dana tugas Kemenakertrans tahun anggaran 2013-2014.

Dia sudah mendekam di Rumah Tahanan Guntur sejak 10 September lalu. Penyidik menjeratnya dengan Pasal 12 huruf e, huruf f, Pasal 23 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 421 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


(KRI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA