Pembangunan Bandar Udara Lebak Tunggu Izin Kemenhub

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 29 Sep 2015 14:39 WIB
bandara
Pembangunan Bandar Udara Lebak Tunggu Izin Kemenhub
Illustrasi. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan pembangunan Bandar Udara di Lebak, Banten masih belum mengantongi izin dari Pemerintah. Hal ini dikarenakan ada beberapa persyaratan yang memang belum terpenuhi.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, Suprasetyo mengatakan kalau pesyaratan sudah dipenuhi, izin akan dikeluarkan.

"Kan ada persyaratannya. Kalau sudah terpenuhi baru," kata Suprasetyo ditemui usai rapat kerja dengan Komisi V DPR-RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2015).

Supraseto menjelaskan, karena izin kelayakan bandara memang belum dipenuhi, maka Kementerian Perhubungan pun tidak akan memberikan izinnya.

"Kelayakan lokasinya dulu. Persyaratannya belum dipenuhi. Ya kalau persyaratannya dipenuhi kita (berikan)," ujar dia.

Lebih lanjut, Supraseto juga mengungkapkan, beberapa hari lalu pihaknya telah memanggil direksi PT Maja Raya Indah Semesta (MRIS) untuk melengkapi persyaratan kelayakan lokasinya. Namun, memang belum terpenuhi semua.

"Kita sudah panggil direksinya kemarin, untuk melengkapi persyaratan di dalam kelayakan lokasi. Itu belum terpenuhi," jelas dia.

Sementara itu, Direktur Kebandaraudaraan, Kementerian Perhubungan, Agus Santoso mengatakan pihak pengembang harus memenuhi tujuh aspek untuk memperoleh izin pembangunan bandara tersebut. Aspek tersebut diantaranya aspek operasional, aspek pengembangan (rencana tata ruang dan wilayah), dan aspek angkutan udara.

"Jadi aspek yang tujuh itu harus dipenuhi dulu baru setelah ketujuhnya terpenuhi dikeluarkanlah izin kelayakan dari dirjen perhubungan udara. Itu merupakan perizinan level pertama yang harus dipenuhi, sebelum mengajukan penetapan lokasi kepada menteri perhubungan. Dan terakhir adalah izin mendirikan bandar udara yang diterbitkan oleh perhubungan," pungkas Agus.

Sebagai informasi, rencananya pengembang, PT PT Maja Raya Indah Semesta (MRIS) akan membangun bandara udara di Lebak, Banten namun terkendala karena belu keluarnya izin dari Kementerian Perhubungan.


(SAW)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA