Industri Penerbangan Belum Tergerus Pelemahan Rupiah

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 29 Sep 2015 15:14 WIB
rupiah melemah
Industri Penerbangan Belum Tergerus Pelemahan Rupiah
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan dampak dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) belum terasa di industri penerbangan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Suprasetyo mengatakan, dampak penguatan dolar ini juga belum membuat industri tersebut melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

"PHK sih belum, mudah-mudahan tidak," kata Suprasetyo, saat ditemui usai rapat kerja dengan Komisi V DPR-RI, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2015).

Suprasetyo mengakui, meskipun kondisi rupiah terus tergerus, telah menyesuaikan batas atas dengan menaikkan batas atasnya. "Kan batas atas sudah disesuaikan, menjadi naik batas atasnya," ujar dia.

Dia menjelaskan, beberapa maskapai yang terdaftar telah memberi tahu kepada Kemenhub bahwa ekuitas perusahaan menunjukkan arah positif. Sehingga untuk posisi rupiah terhadap dolar AS saat ini belum berdampak apapun.

"Ekuitasnya sudah mulai positif, beberapa maskapai sudah memberitahukan ke kita positif. Per akhir September kita evaluasi," jelas dia.

Sebagai informasi berdasarkan data Bloomberg, tadi pagi level rupiah menembus Rp14.828 per dolar AS.


(AHL)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA