JK Disebut Akan Kumpulkan Ical dan Agung Bahas Munaslub

M Rodhi Aulia    •    Selasa, 29 Sep 2015 15:45 WIB
golkar
JK Disebut Akan Kumpulkan Ical dan Agung Bahas Munaslub
Yorrys Raweyai. Foto: Immanuel Antonius/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan sebanyak 238 pasangan calon kepala daerah dari Partai Golkar, baik yang diusung atau didukung. Namun hingga saat ini, para calon belum mendapatkan pembekalan resmi dari Partai Golkar.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Agung Laksono, Yorrys Raweyai, mengatakan, tim sepuluh hasil islah terbatas kubu Agung dan Aburizal Bakrie pun sudah usai bertugas. Karena, amanatnya hanya menjaring calon kepala daerah dari Partai Golkar.

Yorrys yang juga bagian dari tim sepuluh bingung dengan formulasi selanjutnya. Sebab, 238 pasangan calon yang sudah terjaring tak mendapat kejelasan soal konsolidasi, pembentukan tim sukses, skema pembiayaan kampanye dan lain-lain.

Menurut Yorrys, dirinya berkesempatan menghadap politikus senior Partai Golkar Jusuf Kalla. Di samping melaporkan hasil penjaringan, ia meminta masukan kepada Jusuf Kalla terkait formulasi selanjutnya. Yorrys mengatakan, formulasi yang pas adalah musyawarah nasional luar biasa.

"Pak JK katakan, oke saya ke Amerika dulu. Balik dari sana, akan bahas lagi dengan dua ketua umum (Agung Laksono dan Aburizal Bakrie). Tapi, saya dengar sebelum berangkat, pak Jusuf Kalla sudah komunikasi dengan dua ketum dan kita tunggu saja, apa langkah selanjutnya sepulang dari Amerika," terang dia.

Yorrys menambahkan, Jusuf Kalla bertanggung jawab terhadap semua proses ini. Sebab, dari awal Jusuf Kalla sudah turun tangan dengan terwujudnya penandatanganan kesepakatan bersama dalam menghadapi Pilkada hingga tuntas.

"Karena pada dasarnya, kalau sudah ada DPP Partai Golkar yang solid, biar dia punya tanggungjawab moral untuk tanggal 9 Desember 2015. Kalau masih ada dua begini, kan repot," tandas dia.

Yorrys selama ini getol mendorong pelaksanaan munaslub. Namun wacana itu ditentang sebagian kader, baik dari kubu Agung Laksono maupun Aburizal Bakrie. 


(KRI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA