Komisi VI Pertanyakan Pinjaman untuk 3 Bank kepada Menteri Rini

Anggitondi Martaon    •    Selasa, 29 Sep 2015 15:46 WIB
bumndpr ads
Komisi VI Pertanyakan Pinjaman untuk 3 Bank kepada Menteri Rini
Rini Soemarno - MI - Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi VI DPR meminta penjelasan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno terkait pinjaman luar negeri untuk tiga bank dari China Development Bank (CDB). Ketua Komisi VI Hafisz Tohir mengatakan, pihaknya ‎belum mendapatkan laporan dari Menteri Rini terkait kebijakan tersebut.

"Komisi VI meminta keterangan Menteri BUMN terkait utang sebesar Rp43,28 Triliun kepada bank plat merah," kata Hafisz saat ditemui di Komplek Parlemen, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2015).

Ketiga bank itu, Bank Mandiri, BNI, dan BRI, meminjam dana sebesar USD3 miliar atau setara Rp43,28 triliun. Menurut politikus PAN ini, kebijakan tersebut kurang tepat. Meskipun, apa yang dilakukan Rini sudah mendapatkan persetujuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dia juga menilai, pinjaman ini menunjukkan likuiditas di dalam negeri sedang dalam keadaan sulit. Sebab, pasar modal mengalami Capital Fight yang terus menerus di bursa saham.‎

Jika pemerintah tidak menutup krisis likuiditas ini dari utang, lanjut Hafisz, solusi untuk menyelamatkannya adalah memakai cadangan devisa.

"Tapi tampaknya pemerintah masih malu gunakan cadangan devisa. Pemerintah masih mencoba dengan berutang, dengan tameng mesin BUMN kita yang sebagian masih kuat," ujar dia.


(TII)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA