Tak Ada CCTV di Ruang Kemenko Perekonomian yang Disatroni Maling

Deny Irwanto    •    Selasa, 29 Sep 2015 16:20 WIB
pencurian
Tak Ada CCTV di Ruang Kemenko Perekonomian yang Disatroni Maling
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Jakarta: Ruang biro hukum persidangan dan humas Gedung Kementerian Koordinator Perekonomian yang dibobol maling tak dilengkapi kamera pengintai atau Closed Circuit Television (CCTV). Hal itu diungkap polisi yang menyelidiki kasus pencurian tersebut.

"Sementara di lantai enam tersebut tidak ada CCTV. Sudah ditanyakan, tidak ada CCTV," Ujar Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar AKP Akta Wijaya, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (29/9/2015).

Akta juga mengatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di ruangan tersebut. Pihak kepolisian juga sudah mengambil sampel sidik jari.

"Sidik jari sudah diambil dan diolah dan beberapa saksi sudah diperiksa kembali," ucap Akta.

Dari hasil olah TKP sementara, Akta mengatakan tidak ada kerusakan, diduga kuat pelaku telah mengetahui seluk beluk kondisi ruangan.

"Sementara hasil olah TKP tidak ada kerusakan. Dugaan kuat ada yang pegang kunci, punya kunci duplikat atau kurang safety," jelas Akta.

Akta mengatakan, ruangan tempat terjadi pencurian sudah terkontaminasi atau banyak berubah. Sementara kejadian baru dilaporkan Senin, 28 September kemarin pagi. Akta menduga kejadian sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu.

"Cuma pas kami ke sana, TKP sudah terkontaminasi. Kejadian baru dilaporkan kemarin, kemungkinan terjadi pada Jumat, Sabtu dan Minggu. Sidik jari didapat di depan lemarinya. Semoga dapat titik terang," tandas Akta.

Sebelumnya diberitakan, ruang biro hukum persidangan dan humas gedung Kementerian Koordinator Perekonomian yang terletak di Jalan lapangan Banteng Timur, Sawah Besar, Jakarta Pusat dibobol maling.

Atas kejadian tersebut, beberapa barang elektronik raib digondol maling. Maling menggasak dua kamera Nikon, satu kamera Canon, enam lensa kamera Nikon, satu handycam, empat charger kamera Nikon, dan satu tripod.


(KRI)