Nyaman di PLN, Chandra Hamzah Tolak Jadi Komut BTN

Husen Miftahudin    •    Selasa, 29 Sep 2015 16:30 WIB
plnbtn
Nyaman di PLN, Chandra Hamzah Tolak Jadi Komut BTN
Chandra M Hamzah diangkat jadi Komut BTN pada 2 September lalu. (FOTO: MTVN/Husen Miftahudin)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisaris Utama (Komut) PT PLN (Persero) Chandra M Hamzah menolak penunjukkan dirinya menjadi Komut PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN). Alasannya, karena saat ini dirinya sedang nyaman duduk di kursi petinggi PLN. Terlebih jabatannya sebagai Komut di PLN baru berjalan beberapa bulan.

Hal tersebut diungkapkan Chandra usai bertemu dengan Deputi bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Edwin Hidayat Abdullah.

"Saya sampaikan ke Pak Edwin, pak saya baru beberapa bulan di PLN, sementara chemistry suasana kerja saya dengan anggota Dekom (Dewan Komisaris) lain, Pak Darmono, Hasan Basri dan lain-lain sedang bagus-bagusnya," ujar Chandra ditemui di kantor BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (29/7/2015).

Selain itu, ia beralasan bahwa saat ini PLN sedang mengemban tugas berat, yakni membangun proyek pembangkit listrik sebesar 35 ribu megawatt (MW). Hal ini pun belum berjalan satu tahun lamanya.

"Kemudian kalau di tengah jalan diberhentikan, saya anggap ini kewenangan pemegang saham, sepenuhnya pemegang saham. Tetapi kemudian saya diangkat menjadi Komut BTN, saya tidak pak lah kalau di sana," papar dia.

Sebagai informasi, pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BTN pada 2 September lalu, Chandra Hamzah ditunjuk menjadi Komut BTN. Putusan tersebut membuat posisi Chandra sebagai Komut PLN akan bergeser menjadi Komut BTN.

"RUPS BTN menetapkan saya selaku Komisaris Utama BTN dan berlaku efektif terhitung semenjak putusan‎ lulus fit and proper test dari OJK. Kebetulan keputusan RUPS sudah ada," pungkas Hamzah.


(AHL)