BULP: Masyarakat Indonesia Ingin Pendapatnya Didengar

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 29 Sep 2015 17:09 WIB
aplikasi
BULP: Masyarakat Indonesia Ingin Pendapatnya Didengar
Arie Nasution, CEO BULP.

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat mengadakan peluncuran aplikasi BULP hari ini, BULP juga mengundang Alanda Kariza, seorang penulis dan juga sosial aktivis. Alanda menyebutkan, meski sekilas anak-anak muda Indonesia terkesan skeptis, tetapi mereka sebenarnya memiliki keinginan agar suara mereka didengar.

"Masyarakat Indonesia ingin menyuarakan pendapatnya, karena itulah, media sosial di Indonesia sangat sering digunakan," kata Alanda.

Dia merasa, kampanye #YourVoiceMatters yang dilakukan BULP akan dapat mendorong agar perusahaan-perusahaan swasta dapat meningkatkan kualitas pelayanan mereka. "Hal ini akan memberikan dampak positif baik untuk perusahaan maupun untuk masyarakat."

Arie Nasution, CEO BULP, menjelaskan bahwa BULP versi beta telah diluncurkan sejak bulan Januari lalu. Dan selama 8 bulan, mereka telah menerima masukan sebanyak  9.000 masukan.

"Uniknya, hanya 22 persen di antaranya yang merupakan keluhan. Tujuh puluh delapan persen sisanya berupa saran, permintaan dan pujian," kata Arie.

"Hal ini membuktikan bahwa orang-orang Indonesia sebenarnya mau memberikan pujian, saran, hanya saja, selama ini tidak ada alat yang menjembatani," katanya.

Salah satu fitur BULP selain untuk fitur feedback, yang merupakan fitur utama, adalah share, di mana pengguna BULP dapat membagikan keluhan, pujian atau saran mereka melalui media sosial. Fitur lainnya adalah fitur Me Too! yang menyerupai fitur "Likes" pada Facebook.

Satu hal yang Arie tekankan adalah bahwa BULP bukanlah sebuah media sosial.

"Jika seseorang pengguna BULP tidak membagikan masukan mereka melalui media sosial, maka masukan yang mereka berikan bersifat pribadi. Pihak yang tahu isi dari masukan tersebut hanyalah sang pengirim dan perusahaan yang bersangkutan," kata Arie.


(ABE)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA