KOI Kembali Gelar Organic Green & Healthy Expo 2015

Putu Radar Bahurekso    •    Selasa, 29 Sep 2015 17:59 WIB
KOI Kembali Gelar Organic Green & Healthy Expo 2015
Peserta OGH Expo. (Foto:MTVN/Putu Radar B.)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kesadaran akan pentingnya mengonsumsi produk berbahan organik masih sangat kurang di tengah masyarakat. Hal inilah yang dirasakan oleh Komunitas Organik Indonesia (KOI). Mereka pun kemudian berencana mengajak masyarakat untuk bergaya hidup sehat dan ramah lingkungan dengan bahan organik.

Organic Green and Healthy Expo adalah acara yang digagas oleh KOI dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi produk-produk organik, dan juga mempromosikan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.

“Organic Green and Healthy (OGH) Expo sekarang sudah diadakan untuk yang kelima kalinya, dan kita membantu untuk mempertemukan para pedagang bahan-bahan organik dengan pembeli melalui sebuah bazar. Bazar itu isinya enggak cuma ada orang jualan aja, bakal ada juga talkshow, workshop, dan cooking demo,”  ujar Emille Jayanata selaku Ketua Umum KOI saat ditemui di kawasan Casablanca, Jakarta Selatan, Selasa (29/09/2015).

Menurut Emille, sebagian besar peserta OGH Expo kelima ini adalah para pelaku bisnis berskala kecil yang digagas oleh individu-individu yang peduli pada kesehatan dan kelestarian bumi. "Kami juga berhimpun dalam komunitas ini untuk membantu, mendukung, dan berbagi ilmu agar semakin banyak orang yang tertarik terhadap produk organik,” tambahnya.

Emille juga mengutarakan bahwa baginya yang namanya sehat sudah bukan lagi sekedar gaya hidup melainkan sebuah budaya. Karenanya, hidup sehat perlu diberdayakan juga dilakukan oleh masyarakat yang dimulai dari diri sendiri sebelum menyebarkan hal tersebut ke orang lain seperti keluarga maupun teman. 

Organic Green & Healthy Expo akan digelar pada 1 hingga 4 Oktober 2015 di Bentara Budaya Jakarta Selatan.
(LOV)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA