Piala Presiden 2015

Djanur Optimistis Menatap Semifinal

Patrick Pinaria    •    Selasa, 29 Sep 2015 21:21 WIB
liga indonesiapiala presiden 2015
Djanur Optimistis Menatap Semifinal
Djajang Nurdjaman (Foto: Dok Topskor)

Metrotvnews.com, Jakarta: Hasil undian semifinal Piala Presiden 2015 telah mempertemukan Persib Bandung dengan Mitra Kukar. Sesuai hasil undian, Persib akan menjadi tim tamu pada leg pertama. Usai itu, Maung Bandung akan bermain di kandang pada leg kedua.

Melihat hasil undian ini, manajer Persib Bandung Djajang Nurdjaman tidak terkejut. Ia mengaku sudah siap sejak awal. Karena ia menilai siapa pun lawan timnya di semifinal merupakan tim yang kuat.

"Banyak yang bertanya kepada saya jika boleh memilih siapa lawan untuk Persib. Jawaban saya tidak ada yang bisa dipilih karena mereka adalah tim yang kuat. Termasuk Mitra Kukar yang akan menjadi lawan kami," ujar Djajang usai menghadiri pengundian semifinal Piala Presiden di Hotel Century Senayan, Selasa 29 September.

Namun, Persib tidak akan mudah untuk menghadapi Mitra. Pasalnya, mereka akan kehilangan enam pemain pada laga tersebut dengan alasan berbeda.

Lima pemain dipastikan absen karena terkena akumulasi kartu di antaranya Vladimir Vujovic, Achmad Jufriyanto, Hariono, Zulham Zamrun, dan Ilija Spasojevic. Sementara itu, mereka juga akan kehilangan M Ridwan yang sedang mengalami cedera.

Meski demikian, Djanur (sapaan Djajang) tetap santai. Ia tetap optimistis meraih kemenangan pada laga tersebut dan lolos ke final.

"Saya harus siapkan pengganti untuk lima pemain yang akan absen nanti. Saya harus memberikan kesempatan dan kepercayaan untuk pemain pengganti. Saya berharap mereka bisa tampil bagus dan membantu kami meraih kemenangan di kandang Mitra Kukar nanti," ujar Djanur.

"Saya optimistis menatap semifinal. Saya ingin memenangkan dua leg pertandingan dan bisa maju ke babak final," paparnya.


(RIZ)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA