BI Perkirakan Inflasi Lampung Naik

   •    Rabu, 30 Sep 2015 12:10 WIB
inflasiekonomi daerah
BI Perkirakan Inflasi Lampung Naik
Bank Indonesia (MI/PANCA SYURKANI)

Metrotvnews.com, Bandarlampung: Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi tahunan Provinsi Lampung pada kuartal III-2015 dari sisi perkembangan harga masih mengalami peningkatan dengan kisaran 8,5 persen sampai dengan 8,9 persen secara year-on-year (yoy).

"Berbagai faktor perkembangan harga memengaruhi inflasi di Lampung naik," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung M Emil Akbar, seperti dikutip Antara, di Bandarlampung, Rabu (30/9/2015).

Ia menjelaskan berdasarkan faktor risiko yang menyebabkan inflasi kuartal III-2015 diperkirakan naik yakni karena menurunnya produksi pangan sebagai dampak el nino. Kemudian, meningkatnya harga bahan pokok menjelang Idul Adha 1436 Hijriah lalu dan karena meningkatnya harga daging sapi akibat kebijakan adanya pembatasan impor oleh pemerintah.

Selanjutnya, masih kata Emil, juga dikarenakan meningkatnya harga barang impor sebagai dampak dari kenaikan bea masuk impor, meningkatnya harga ayam ras yang disebabkan langkanya daging sapi. 

"Harga jagung internasional yang meningkat juga menyebabkan kenaikan harga pakan sehingga berdampak terhadap daging ayam ras," jelas Emil.

Selain itu, lanjutnya, potensi lainnya berupa kenaikan harga bahan bakar minyak di tengah tren penurunan harga minyak dunia yang disebabkan pelemahan nilai tukar rupiah sehingga berdampak terhadap kenaikan barang dan jasa.

"Masih terjadinya fluktuasi nilai tukar rupiah terkait dengan kondisi perekonomian global juga memicu inflasi," pungkasnya. 


(ABD)