Tumpukan Sampah Sepanjang 20 Meter di Tanah Merdeka

Ilham wibowo    •    Rabu, 30 Sep 2015 12:29 WIB
sampah menumpuk
Tumpukan Sampah Sepanjang 20 Meter di Tanah Merdeka
Warga membuang sampah di selokan ini pada pagi hari. Foto: MTVN/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Selokan di Jalan Tanah Merdeka, Ciracas, Jakarta Timur, menebar bau tak sedap. Kondisi ini mengganggu kegiatan belajar di SDN 02 Rambutan.

Lingkungan di Jalan Tanah Merdeka sangat tidak sehat. Warga membuang sampah di selokan. Selain meimbulkan bau, sampah-sampah juga menghambat laju air.

Pantauan Metrotvnews.com, selokan yang jadi tempat pembuangan sampah mengelilingi gedung SDN 02 Rambutan. Sampah memenuhi selokan pagi hari.

Menjelang siang, ada petugas yang membersihkan sampah-sampah rumah tangga tersebut. Meski demikian, bau busuk tak lantas terangkut.

Dina, siswa SDN 02 Rambutan, mengeluhkan kondisi ini. “Belajar terganggu. Kalau ada angin, langsung tercium bau sampah, tiap ke sekolah sampahnya sudah numpuk,” katanya, Rabu (30/9/2015).

Edwin, 30, satpam SDN 02, mengatakan sampah di selokan itu juga dari pabrik. Setiap pagi, dia menyaksikan sampah berjejer sepanjang 20 meter.

"Sampah tidak ada pun, sudah bau. Air sudah tercampur limbah pembuangan pabrik," ujarnya.

Edwin mengatakan, ini ulah warga sekitar. Petugas kebersihan pun seakan tidak peduli dengan keadaan itu. Mungkin mereka lelah setiap hari harus membersihkan sampah yang tidak pada tempatnya.  

"Saya lihat kalau petugas kebersihan lewat, ya cuma ngelirik, tidak langsung dibersihkan. Memang perilaku warga yang jorok juga berperan besar," kata Edwin.

Rian, 35, warga RW 03, menyampaikan anaknya yang bersekolah di SDN 02 Rambutan kerap mengeluh pusing dan mual. Ia menduga sampah tersebut penyebabnya.

“Hari ini dibersihkan, besok sudah menumpuk lagi. Baunya menyengat apalagi saat musim kemarau. Saya suruh anak saya pakai masker," ucap Rian.


(TRK)