Oktober, Seharusnya Harga Premium Naik

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 30 Sep 2015 13:03 WIB
premiumharga bbm
Oktober, Seharusnya Harga Premium Naik
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan penentuan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per tiga bulan. Seharusnya, setelah ditetapkan penentuan harga tersebut ada perubahan harga BBM untuk jenis premium dan solar.

Direktur Jenderal Minyak dan Gasbumi, Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja mengatakan, seharusnya harga BBM untuk Oktober 2015 untuk BBM jenis premium menjadi Rp7.900 per liter dan untuk BBM jenis solar Rp6.250 per liter.

"Kalau kita lihat selama tiga bulan maka harga premium harusnya Rp7.900 per liter. Sedangkan solarnya kalau per tiga bulan menjadi Rp6.250 per liter," kata Wirat, saat ditemui usai rapat pimpinan (rapim) dengan jajaran Kementerian ESDM, di Kantor Direktorat Jendral Ketenagalistrikan, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Rabu (30/9/2015).

Wirat menjelaskan, posisi Mean of Plates Singapore (MOPs) untuk BBM jenis premium dan BBM jenis solar mengalami penurunan. Sehingga terjadi perubahan harga tersebut.

"Kan harga MOPS premium dan MOPS solar itu penurunannya berbeda. MOPS premium itu penurunannya hanya delapan persen di dunia, sedangkan MOPS solar hampir 18 persen. ICP turunnya 18 persen sama dengan solar," jelas dia.

Sebelumnya, Sudirman menjelaskan, seharusnya BBM jenis premium mengalami sedikit kenaikan sejalan dengan dolar Amerika Serikat (USD) yang terus mengalami penguatan. Namun, pihaknya lebih memilih untuk tidak menaikkan harga BBM dengan alasan menjaga kestabilan perekonomian.

"Sebetulnya premium sedikit tinggi karena kurs (USD) naik, sedangkan solar sedikit turun. Nanti kita akan pilih datar saja. Jadi tidak penurunan dan kenaikan," jelas dia.

Sebagai informasi, harga BBM jenis premium untuk Jawa-Madura-bali (Jamali) sebesar Rp7.300 per liter. BBM jenis premiun (non-Jamali) sebesar Rp7.400 per liter. Harga BBM jenis solar sebesar Rp6.900 per liter. 


(ABD)